Berita Mamuju

Warga Tambi dan Kampung Baru Usir Kepala Desa Bambu Hartono

Saling dorong dengan pihak keamanan pun tak terelakkan, dengan sigap kepolisian bersama tetua lingkungan mencoba untuk menenangkan massa.

Penulis: Zuhaji | Editor: Nurhadi Hasbi
Zuhaji/Tribun-Sulbar.com
Kades Bambu, Hartono di tengah-tengah keramaian warga saat menghadang pengukuran jalan Arteri jilid II, di Lingkungan Tambi, Kelurahan Mamunyu, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (28/11/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Sempat adu mulut, warga Lingkungan Tambi dan Kampung Baru usir Kepala Desa Bambu, Hartono.

Pengusiran saat terjadi penghadangan pengukuran lahan untuk pembangunan Jalan Arteri Jilid II, Senin (28/11/2022).

Dari pantauan lapangan, warga tidak senang dengan perkataan yang dilontarkan Hartono.

"Kalau orang tidak berkepentingan di sini bukan lahannya, ya nanti berhubungan dengan petugas hukum," ucapnya.

"Kok susah," tambah Hartono.

Mendengar hal tersebut, warga yang sudah berdiri sejak pagi di bawa terik matahari mulai mendekati aparatur desa berbeda wilayah itu.

Saling dorong dengan pihak keamanan pun tak terelakkan, dengan sigap kepolisian bersama tetua lingkungan mencoba untuk menenangkan massa.

"Jangan terprovokasi, kalau ada orang yang mencoba untuk memanaskan situasi, saya katakan itu bukan warga Tambi atau Kampung Baru," ujar salah seorang yang dituakan dalam kerumunan.

Hartono kemudian berlanjut pergi dengan sesekali menengok ke arah warga yang tersulut emosinya.

"Yang bukan masyarakat Tambi datang ke sini mengamuk, berarti dia provokator," timpal warga.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Mamuju, Kombes Pol Iskandar menuturkan Hartono hanya melihat situasi.

"Saya sampaikan, pak desa ngapain? melihat saja," ujarnya.

Dia pun menyampaikan kepada Kades Bambu itu agar menyerahkan kepada pemerintah setempat dan masyarakat untuk berkomunikasi.

Kombes Pol Iskandar menjamin keamanan warga dan kondusifitas daerah yang sedang dalam penanganan.

"Saya sudah ingatkan pak kades, insyaallah akan tetap aman," tutupnya. (*)

Laporan Wartawan Tribunsulbar.com Zuhaji

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved