Gerakan Sulbar Menanam

Gugah Kesadaran Lingkungan Masyarakat, Besok Sulbar Canangkan Gerakan Menanam 1.2 Juta Mangrove

Untuk di Mamuju kegiatan dipusatkan di Pantai Landi Rangas, akan menanam 20 ribu pohon mangrove.

Editor: Nurhadi Hasbi
Humas Pemprov Sulbar
Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik didampingi Kepala Biro Hukum Suyuti, Kadis Kominfopers, Mustari Mula dan Tenaga Ahli Emiralda memantau gladi Pencanangan Gerakan Sulbar Menanam Mangrove di Pantai Lingkungan Landi, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Minggu (27/11/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - PJ Gubernur Sulbar Akmal Malik meninjau lokasi pelaksanaan Pencanangan Gerakan Sulbar Menanam Mangrove di Pantai Landi Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Minggu (27/11/2022).

Meninjau persiapan, Akmal yang juga Direktur Jenderal Otoda Kemendagri, didampingi Kadis Kominfopers Sulbar, Mustari Mula, Kepala Biro Hukum, Suyuti, serta dua tenaga ahli Pj Gubernur Emeralda dan Wahyu Widhi Wicaksono.

Kegiatan ini akan dilaksanakan serentak di enam kabupaten se Sulawesi Barat, Polman, Mamasa, Majene, Mamuju, Mamuju Tengah dan Pasangkayu. Sebanyak 1.250.000 bibit mangrove akan ditanam di sepanjang pantai provinsi ke-33 di Indonesia ini.

Gerakan Sulbar Menanam Mangrove, dilaksanakan bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Indonesia 28 November 2022.

Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik mengatakan, gerakan itu sebagai tindak lanjut arahan presiden RI Joko Widodo, menjalankan gerakan menanam pohon selama bulan Desember.

"Besok kita akan memulai program kolaborasi bersama sama dengan forkopimda Sulbar didukung oleh BI Sulbar, dan Lanal Mamuju. Kita awali besok dengan 188 ribu pohon, dengan target 1,250.000 juta pohon selama bulan Desember," ujar Akmal Malik di sela-sela meninjau persiapan kegiatan tersebut.

Untuk di Mamuju kegiatan dipusatkan di Pantai Landi Rangas, akan menanam 20 ribu pohon mangrove.

"Terima kasih atas kolaborasinya, saya lihat persiapannya sudah cukup bagus," kata Akmal.

Ia pun berharap masyarakat menyampaikan kepada Pemda jika terdapat lokasi abrasi yang belum tersentuh penanaman mangrove. Menurutnya kepedulian terhadap lingkungan harus berangkat dari kesadaran masyarakat, karenanya gerakan itu juga sekaligus mengajak masyarakat agar bersama-sama menggerakkan kesadaran terhadap lingkungan.

Diketahui penanaman 1,2 juta mangrove  dilakukan secara bertahap di bulan Desember.  Itu dilakukan lantaran berbagai kendala, termasuk keterbatasan sumberdaya. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved