Pencuri di Kos kosan

Marak Aksi Pembobolan Kos-kosan, Kapolres Majene Sebut Belum Ada Laporan Masuk

Pada hari itu, kata AKBP Febryanto, tim lapangan memang mendapatkan informasi adanya gangguan kepada masyarakat pada pukul 04.30 WITA.

Penulis: Zuhaji | Editor: Ilham Mulyawan
Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin
Kapolres Majene, AKBP Febryanto Siagian. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Teror mahasiswi Majene oleh orang tak dikenal, ramai di sosial media.

Postingan yang diunggah pertama kali oleh akun Instagram @info_majene memperlihatkan laki-laki dengan jaket hitam menutupi kepala, diduga sebagai pelaku teror.

Dalam keterangannya dituliskan "Akhir-akhir ini keadaan kost putri di Majene tidak nyaman dengan adanya sosok pria yang motifnya mengintip anak kost dan mengambil barang."

Baca juga: Aksi Pembobolan Kos-kosan di Sulbar Marak, Tak Hanya Mencuri Pelaku Juga Lecehkan Korban

Hal ini tentunya membuat mahasiswi setempat merasa tidak nyaman, pria tersebut juga diduga menggunakan parang untuk menjalankan aksinya di beberapa titik.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Majene, AKBP Febryanto Siagian menyampaikan pihaknya hingga saat ini belum menerima laporan apapun.

"Memang ada peristiwa di hari Kamis, 24 November 2022 pukul 01.00 WITA, kendalanya tidak ada yang melapor," ujarnya saat dihubungi TribunSulbar.com, Minggu (27/11/2022).

Pada hari itu, kata AKBP Febryanto, tim lapangan memang mendapatkan informasi adanya gangguan kepada masyarakat pada pukul 04.30 WITA.

"Informasi lapangan, ada laki-laki masuk kamar kost putri di daerah Lembang dan tidur di sampingnya," jelasnya.

Dari keterangannya, diketahui kamar tersebut ternyata dalam kondisi tidak terkunci.

Sehingga, pelaku leluasa masuk ke dalam kamar.

Dirinya mengimbau, kepada seluruh mahasiswa di Kota Pendidikan agar tidak lupa mengunci pintu sebelum tidur.

"Pastikan jendela atau pintu kamar di cek, dan kami mendorong supaya adik-adik mahasiswa yang mengalami kejadian, segera membuat laporan," kata AKBP Febryanto Siagian.

Polres telah memperketat penjagaan dengan melakukan patroli sejak diketahuinya peristiwa yang terjadi di daerah Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). (*)

Laporan Wartawan Tribunsulbar.com Zuhaji

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved