Pemilu 2024

KPU Sulbar Bahas Pentingnya Peran Media Massa di Pemilu 2024 bersama Ikatan Jurnalis Sulbar

Dialog tersebut mengusung tema peran media massa dalam mewujudkan pemilihan umum 2024 yang berkualitas.

Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Ketua IJS Sulbar Irham Aziz, bersama Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Sulbar, Farhanuddin, dan wartawan senior H Mukmin Andi, saat membahas pentingnya peran media massa dalam pemilihan umum, Kamis (24/11/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (Sulbar) atau IJS menggelar dialog publik sambut pemilihan umum (pemilu) serentak 2024 mendatang, Rabu (23/11/2022) sore.

Dialog berlangsung di Warkop Damai Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Mamuju.

Hadir sebagai pembicara Komisioner KPU Sulbar, Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan, Farhanuddin dan wartawan senior di Mamuju.

Dialog tersebut mengusung tema peran media massa dalam mewujudkan pemilihan umum 2024 yang berkualitas.

Ketua IJS Sulbar Irham Aziz, mengatakan kegitan ini dilaksanakan dalam menyambut pesta demokrasi lima tahunan.

"Peran media massa cukup penting dalam mengawal dan mendukung pesta demokrasi," kata Irham Aziz.

Irham meminta jurnalis di Sulbar ikut mengawal setiap tahapan Pemilu 2024.

Kata dia, media memiliki peran kontrol dalam setiap langkah dan kebijakan yang diambil oleh lembaga kepemiluan.

"Media sebagai salah satu wadah dalam memperluas informasi yang akurat, faktual dan terpercaya," ujarnya.

Sementara itu, Farhanuddin mengatakan media merupakan pilar keempat dalam sistem demokrasi.

"Kita meyakini pilar keempat yang harus dipelihara dengan baik ialah media atau pers," ujar dosen non aktif Fisipol Unsulbar itu.

Farhan sapaan eks jurnalis Metro TV itu, menyebut peran media sejak dulu kala, amatlah penting demi kemajuan nilai-nilai demokrasi untuk sebuah daerah.

Untuk itu, ia berharap para jurnalis terus mematuhi kode etik dalam membuat karya jurnalistik yang berkaitan dengan kepemiluan.

"Salah satunya jurnalis dalam membuat berita, harus selalu mencantumkan data-data atau jurnalisme data," lanjutnya.

Dia juga mengingatkan, tentang pentingnya keberimbangan dalam sebuah berita, agar sifatnya tidak menghakimi pihak lainnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved