Gerhana Bulan

Gerhana Bulan, Wahdah Islamiyah Sulbar Imbau Tak Lakukan Kesyirikan Tanpa Dasar Agama

Wahdah Islamiyah Sulbar meminta masyarakat fokus dan melaksanakan shalat sunnah gerhana bulan total diperkirakan terjadi.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Munawwarah Ahmad
Yamin Saleh
Ketua DPW Wahdah Islamiyah Sulbar M Yamin Saleh memberikan pandangannya terkait gerhana bulan total. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Wahdah Islamiyah Sulbar mengimbau masyarakat tidak melakukan kesyirikan saat terjadi gerhana bulan total.

Wahdah Islamiyah Sulbar meminta masyarakat fokus dan melaksanakan shalat sunnah gerhana bulan total diperkirakan terjadi, Selasa (8/11/2022).

Gerhana bulan total adalah fenomena astronomis ketika seluruh permukaan bulan memasuki bayangan inti (umbra) bumi.

Diketahui, gerhana bulan total 8 November 2022 terjadi dengan durasi 1 jam 24 menit 58 detik dan durasi sebagian total selama 3 jam 39 menit 50 detik.

Simak pendapat Ketua DPW Wahdah Islamiyah Sulbar Ustadz M Yamin Saleh.

Menurut M Yamin Saleh gerhana bulan adalah fenomena alam tanda-tanda kebesaran Allah Swt.

Sehingga, sebagai umat islam fenomena itu harus disikapi dengan cara mengikuti syariat islam atau perintah Rasulullah Saw.

"Gerhana bulan itu suatu fenomena bukti kebesaran Allah yang harus disyukuri," ungkap M Yamin saat dihubungi Tribun-Sulbar.com.

Kata dia, jangan sampai dengan adanya fenomena alam gerhana bulan malah dijadikan momen untuk melakukan ritual kesyirikan atau keyakinan tanpa ada disari oleh agama.

Karena, Nabi Muhammad Saw sudah mengajarkan umatnya untuk salat sunnah gerhana (Khusyuf) di masjid jika terjadi gerhana bulan.

"Rasulullah mengajarkan kita agar ketika terjadi gerhana dan kita menyaksikannya, maka disunnahkan melakukan salat sunnah gerhana (Khusyuf) di masjid-masjid, banyak bertakbir, berdoa dan bersedekah," bebernya.

Lanjut Yamin, sebagian orang ketika terjadi gerhana hanya sibuk dengan handphonenya, memotret dan merekam.

Dikatakan, gerhana berlalu dia hanya dapat foto tapi tidak mendapat pahala karena tidak melaksanakan sunnah Rasulullah saat terjadi gerhana.

"Mari kita manfaatkan sebaik mungkin, karena ini adalah fenomena alam dan tanda-tanda kebesaran Tuhan," ungkapnya.

Ia menambahkan, Jamaah Wahdah Islamiyah Mamuju bakal melaksanakan salat sunnah gerhana bulan di Masjid Al Ihsan Mamuju.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved