Senin, 18 Mei 2026

Berita Artis

Penjelasan Gisel Usai BPOM Temukan Bahan Berbahaya di Kosmetik Madame Gie

Gisel menyampaikan jika sebelumnya ia telah mendapatkan surat peringatan dari BPOM jauh-jauh hari, yakni sejak Juli.

Tayang:
Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Penjelasan Gisel Usai BPOM Temukan Bahan Berbahaya di Kosmetik Madame Gie
Kolase Instagram
Gisel pemilik brand kecantikan Madam Gie 

TRIBUN-SULBAR.COM,- Produk kecantikan milik artis Gisel yaitu Madame Gie ternyata mengandung bahan berbahaya.

Gisel selaku pemilik Madam Gie memberikan penjelasan lanjutan terkait penemuan BPOM ini.

Gisel menyampaikan jika sebelumnya ia telah mendapatkan surat peringatan dari BPOM jauh-jauh hari, yakni sejak Juli lalu terkait temuan bahan berbahaya di produk Madam Gie.

Di mana setelah mendapatkan surat tersebut ia langsung menarik produk yang dianggap memiliki bahan berbahaya.

"Jadi sebenarnya itu dari bulan Juli kita udah dikasih tahu dan sudah langsung kita tindak lanjuti," kata Gisel, dikutip dari YouTube Seleb Oncam News, Jumat (28/10/2022).

"Di bulan Agustus udah dilakukan sesuai prosedur yang semestinya dari BPOM," sambungnya.

Gisel bahkan telah memusnahkan produk-produk tersebut dari peredaran.

Ia menyebut jika produk yang dimusnahkan mencapai lebih dari satu ton.

"Yang bisa kita lakukan bertanggung jawab sesuai prosedur yang diminta oleh BPOM sudah dilakukan semuanya," terang Gisel.

"Sudah ditarik, sudah dimusnahkan dibakar udah lebih dari satu ton beratnya," tambahnya.

Mantan istri Gading Marten ini mengaku hingga saat ini mereka masih terus melakukan penarikan produk dari pasaran.

"Sampai sekarang masih terus dilakukan penarikan kalau masih ada di pasaran karena kita kan se-Indonesia ya," ujarnya.

Berdasarkan laporan BPOM, terdapat tiga produk kosmetik Madame Gie yang ditemukan mengandung bahan berbahaya.

Tiga produk milik Gisel itu di antaranya adalah blush on Gie Sweet Cheek Blushed 03, kuteks Madame Gie Nail Shell 14 dan Madame Gie Nail Shell 10.

Kini ketiga produk tersebut telah ditarik dari peredaran dan seluruh produknya sudah dimusnahkan.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved