Berita Sulbar

Tegas Kapolda Sulbar: Tidak Ada Ampun bagi Personel Melanggar Hukum

Dikatakan, jika ada personel yang malanggar sudah dipastikan ditindak dan dipidanakan.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman
Kapolda Sulbar Irjen Pol Verdianto Iskandar Bitticaca dan jajaran saat silaturahmi sejumlah wartawan di Kantor Polda Sulbar Jl Iptu Nurman, Kecamatan Mamuju, Jumat (6/10/2022) (Abd Rahman). 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar), Irjen Pol Verdianto Iskandar Bitticaca, menegaskan akan menindak tegas jika ada personel melakukan pelanggaran, termasuk tindak pidana.

Dikatakan, jika ada personel yang malanggar sudah dipastikan ditindak dan dipidanakan.

"Masalah komitmen sudah pasti kita tindak tanpa perlu ditegur-tegur lagi jika ada yang melanggar," tegas Verdianto saat ditemui wartawan, di Mapolda Sulbar, Jl Aiptu Nurman, Kecamatan Mamuju, Jumat (7/10/2022).

Jenderal polisi dua bintang itu mengatakan, sejak dulu tugas utama polisi itu hanya dua yaitu melindungi dan melayani masyarakat.

Ia mengaku, sangat tidak suka jika ada personel yang melanggar aturan kepolisan.

Karena semua polisi tahu jika melanggar pasti dapat hukuman.

"Saya selalu sampaikan setiap apel, kita itu penegak hukum, jangan kita juga yang melanggar hukum," terang perwira tinggi polisi asal Toraja, Sulawesi Selatan itu.

Menurutnya, personel yang telah melakukan pelanggaran tidak layak untuk dipertahankan karena merusak nama baik institusi.

Karena menjadi seroang polisi itu untuk melayani dan melakukan penertiban.

"Komitmen saya terhadap anggota-anggota yang melanggar itu, tidak ada ampunlah," bebernya.

Namun, selaku Kapolda Sulbar ia terus membina dan semua personel selalu memberikan yang terbaik untuk masyarakat.

"Kalau sudah dibina dan dingatkan, lalu tidak berubah dan melanggar maka tidak ada ampun baginya," tegasnya.

Menjadi seroang komandan, lanjutnya, harus bisa membina dan memperhatikan anak buahnya.

Karena, jika ada anggota bermasalah pasti komandanya yang salah karena itu ia tidak bisa dekat dan merangkul anak buahnya.

"Saya selalu bilang sama komandan-komandanya anak buah itu tidak ada yang salah, komandanya yang salah karena dia tidak bisa perhatikan anak buahnya. Makanya anak buahnya cari jalan sendiri dan akhirnya jatuh ke jurang (melanggar)," pungkasnya.

Karena itu, ia selalu menyampaikan ke jajaranya tetap disiplin dan terus mengingatkan agar tidak melanggar aturan.

"Semua masyarakat cinta dengan polisi, kenapa ? ada masalah pasti komentar tentang polisi," ujarnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved