PSM Makassar

Cerita Ferdinand Sinaga Tutup Pistol Gas Air Mata Polisi Demi Lindungi Suporter PSM

Ferdinand Sinaga pernah menutup pistol gas air mata milik polisi untuk melindungi suporter PSM.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Ilham Mulyawan

TRIBUN-SULBAR.COM - Mantan pemain PSM, yaitu Ferdinand Sinaga pernah bersitegang dengan aparat penegak hukum.

Dikutip dari Tribun Timur pada Kamis (6/10/2022), kejadian itu bermula ketika aparat penegak hukum, dalam hal ini pihak kepolisian, yang berupaya untuk menyemprotkan gas air mata kepasa pendukung setia PSM.

Hal tersebut terjadi pada laga PSM vs Bali United, Senin, 6 November 2017.

Pertandingan tersebut sangat penting bagi PSM untuk menjadi juara Liga 1 2017 dengan menyisahkan 2 laga lagi.

PSM butuh kemenangan, tetapi Stefano Lilipaly mencetak gol di menit 90+5 untuk Bali United.

Gol Stefank Lilipaly itu sekaligus menutup peluang PSM menjadi juara yang membuat suporter Juku Eja meluapkan kekecewaannya dengan melempar ke dalam lapangan.

Pemain PSM, Ferdinand Sinaga  
Pemain PSM, Ferdinand Sinaga   (Dok PSM)

Baca juga: Persis vs PSM - Ajang Reuni Ferdinand Sinaga, Kecewa Berat Tidak Bisa Hadapi Wiljan Pluim

Baca juga: PSM Makassar Lolos dari Jerat Degradasi Berkat Tendangan Sendok Ala Totti Ferdinand Sinaga

Lemparan suporter pun dibalas polisi dengan sekali tembakan gas air mata ke arah tribun timur Stadion Mattoanging.

Ferdinand Sinaga yang melihatnya langsung berlari ke arah polisi menutup pistol gas air mata yang akan ditembakkan lagi dengan tangannya.

Saat itu, Ferdinand Sinaga menenangkan para suporter agar tidak melempar lagi.

Dan berjanji kepada polisi bahwa Ferdinand Sinaga lah yang akan tanggung jawab jika ada lemparan lagi.

Dengan begitu, kerusuhan pun bisa diredam dan suporter satu per satu meninggalkan stadion.

Mengenang hal itu, Ferdinand Sinaga mengaku refleks melakukannya.

Itu dilakukannya atas bentuk kecintaannya dan respek kepada suporter yang setia mendukung PSM.

Ia pun turut prihatin atas apa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang. Ratusan nyawa jadi korban jiwa akibat insiden tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved