Beasiswa Manakarra

Akhirnya Bupati Mamuju Sutinah Akan Temui Tim Etik Ombusdman RI Imbas Beasiswa Manakarra

Bupati Sutinah menyatakan,jadwal kegiatan sebagai pimpinan tertinggi di Kabupaten Mamuju itu sudah diatur jauh-jauh hari.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Fahrun Ramli
Ilustrasi - Bupati Kabupaten Mamuju Sutinah Suhardi saat ditemui di kantor Disdikpora Mamuju, Kamis (25/11/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Bupati Mamuju Sutinah Suhardi menaggapi soal pemanggilan Ombusdman RI pada Rabu (6/10/2022) kemarin.

Bupati Sutinah menyatakan,jadwal kegiatan sebagai pimpinan tertinggi di Kabupaten Mamuju itu sudah diatur jauh-jauh hari.

"Jadi jadwal kegiatan saya sudah diatur, jadi tidak mungkin tinggalkan kegiatan yang sudah dijadwalkan," ungkap Sutinah saat ditemui wartawan di Kodim 1418 Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Mamuju, Kamis (6/10/2022).

Namun, ia berjanji akan melihat jadwal dan akan memenuhi panggilan Ombusdman RI.

Menurutnya, pemanggilan tersebut untuk dimintai keterangan terkait polemik beasiswa Manakarra kepala perwakilan Ombusdan RI Lukman yang mendapat beasiswa.

"Insyaallah kita akan penuhi penuhi panggilanya Ombusmdan RI," bebernya.

Sutinah menyebutkan, sejauh ini tindak lanjut pengembalian dana beasiswa itu sudah dikembalikan semua.

"Daei tindak lanjut Inspektorat pengembalian dana itu sudah dikembalikan," cetusnya.

Karena itu, ia berharap polemik beasiswa bisa segera selesai dan tujuan beasiswa itu memang untuk masyarakat Mamuju.

"Karena ada yang salah menurut peniliaan BPK RI Sulbar sehingga ada temuan. Kita sebagai pemerintah harus patuh dan apapun permintaan BPK RI kita  juga sudah kembalikan," pungkasnya.

Diketahui, tim etik Ombudsman RI hadir di Mamuju untuk melakukan klarifikasi terkait polemik beasiswa manakarra.

Berletak, di kantor Ombudsman Sulbar Jl Soekarno Hatta, Kecamatan Mamuju, Mamuju, Sulbar tim etik Ombudsman RI memanggil pihak Pemkab Mamuju.

"Tadi kita sudah minta klarifikasi sama Sekdis Pendidikan Mamuju dan stafnya yang mengetahui secara teknis," kata tim etik Ombudsman RI Johanes Widijantoro.

Sedangkan, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi dan kepala dinas juga dipanggil diminta klarifikasi.

Namun, panggilan tersebut tidak dipenuhi.

"Kita diminta ke pemkab, tidak mungkin kita ke sana lembaga kita ini Independen. Jadi kita tunggu sampai besok," ungkap Johanes.

 

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved