Tragedi Kanjuruhan

Mahasiswa Sulbar di Malang Ikut Aksi Kemanusiaan untuk Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan

Tak kurang 150 orang tergabung dalam aliansi organisasi daerah nusantara Malang Raya berkumpul dan menyalakan lilin dan doa bersama.

Editor: Nurhadi Hasbi
ist/Tribun-Sulbar.com
Aksi solidaritas organisasi mahasiswa daerah di Kota Malang untuk korban Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) menyisahkan duka.

Tragedi yang menewaskan ratusan orang lebih itu pun mengundang keprihatinan dari banyak pihak.

Organisasi mahasiswa daerah di Kota Malang pun menunjukkan keprihatinannya atas kejadian tersebut.

Sebagai bentuk keprihatinan, organisasi mahasiwa daerah di Malang aksi solidaritas untuk pra korban di Area Taman Bunga Merjosari Kota Malang (4/10/2022).

Tak kurang 150 orang tergabung dalam aliansi organisasi daerah nusantara Malang Raya berkumpul dan menyalakan lilin dan doa bersama.

Ketua Umum Ikatan Keluarga Mahasiswa Sulawesi Barat-Malang ( IKMSB- Malang), Muhammad Takbir A menyampaikan keluarga besar IKMSB-Malang sangat berduka atas peristiwa tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang.

"Kami berharap peristiwa serupa tidak akan pernah terjadi di manapun," kata Muhammad Takbir dalam rilisnya kepada Tribun-Sulbar.com, Rabu (5/10/2022).

Lanjut Takbir, pihaknya mendukung penuh pengusutan tuntas peristiwa ini bisa terjadi.

"Standar operasional prosedur itu sangat penting. Semua ada aturan mainnya," ujarnya.

Takbir memastikan, tidak ada mahasiswa dari Sulawesi Barat yang menjadi korban di Stadion Kanjurhan Malang

"Kami sudah melakukan pengecekan kepada mahasiswa dari Sulawesi Barat, syukuran kita tidak ada yang menjadi korban dalam peristiwa terbesar kedua dalam sejarah persepak bolaan dunia ini," tuturnya.(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved