Jalan Rusak Mamuju

Korban Kecelakaan Kerja di Desa Kinatang Mamuju Ditandu Lewati Sungai, Jalan Rusak

Korban bernama Ardin Limpa (35), terpaksa ditandu sejauh 1 kilometer melewati sungai lantaran akses jalan rusak parah di Desa Kinatang tersebut.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Munawwarah Ahmad
Nelson
Korban Ardin Limpa saat ditandu warga di Desa Kinatan, Kecamatan Bonehau, Mamuju, Sulbar 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Warga Desa Kinatan, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) menggotong warga sakit akibat kecelakaan kerja.

Korban bernama Ardin Limpa (35), terpaksa ditandu sejauh 1 kilometer melewati sungai lantaran akses jalan rusak parah di Desa Kinatang tersebut.

Ardin mengalami luka serius di bagian leher akibat mata gurinda terlepas saat ia membuat panah ikan di rumahnya.

"Korban dalam kondisi terluka parah dibagian lehernya tersebut langsung dilarikan warga ke puakesmas " kata kerabat korban Nelson saat dihubungi wartawan, Rabu (5/10/2022).

Nelson mengatakan, korban ditandu dari rumahnya ke pinggir Sungai Kinatan lalu korban dievakuasi menggunakan perahu katinting ke puskesmas dengan jarak tempuh 20 kilometer.

Ironisnaya, dalam perjalanan korban berlumuran darah hingga sampai ke Puskesmas Bonehau.

Setiba di jalan poros kecamatan akhirnya korban dijemput oleh mobil ambulance.  Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Bonehau di Desa Hinua.

"Kendaraan roda maupun roda empat tidak bisa melalui jalan desa, sehingga menempuh waktu dua jam menuju puskesmas," ungkap Nelson.

Hingga kini korban masih dalam kondisi kritis akibat kekurangan darah karena darah korban banyak yang keluar saat dievakuasi ke puskesmas.

"Korban hingga saat ini masih dalam perawatan intensif tenaga medis Puskesmas Bonehau," tandasnya

Nelson merasa resah, karena akses jalan di desanya tak pernah mendapat perhatian dari pemerintah desa maupun kabupaten.

Sehingga, saat ada kejadian pristiwa kemanusiaan warga setempat susah karena kondisi jalan yang rusak parah.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved