PSM Makassar

Liga 1 Ditunda karena Tragedi Kanjuruhan, Rasyid Bakri Setuju Liga Ditunda 'Hormati Keluarga Korban'

Pemain PSM, Rasyid Bakri menyetujui keputusan PT LIB yang menunda kompetisi Liga 1 untuk sementara imbas dari tragedi Stadion Kanjuruhan, malang.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Ilham Mulyawan

TRIBUN-SULBAR.COM - Pemain PSM, Rasyid Bakri setuju dengan keputusan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator Liga 1, kasta tertinggi Liga Indonesia untuk menghentikan sementara kompetisi paska tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang.

Dikutip dari Tribun Timur pada Selasa (4/10/2022), Rasyid Bakri menilai penghentian untuk sementara Liga 1 adalah sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga korban.

"Saya setuju liga ditunda sepekan, karena banyaknya korban meninggal dunia kita harus respect kepada keluarga korban suporter Arema."

"Nyawa seseorang jauh lebih penting dari sepak bola," kata Rasyid Bakri.

Rasyid Bakri juga menunjukkan rasa empatinya dan berharap agar kekuarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.

Ia juga berharap semoga tragedi di Kanjuruhan menjadi yang terakhir kali memakan korban di sepak bola Indonesia.

Gelandang PSM Makassar Rasyid Bakri berusaha melewati pemain Bali United dalam lanjutan Liga 1 2022/2023 di Stadion Gelora BJ Habibie, Kota Parepare, Jumat (29/7/2022) sore. Dalam pertandingan ini, PSM Makassar menang dengan skor 2-0
Gelandang PSM Makassar Rasyid Bakri berusaha melewati pemain Bali United dalam lanjutan Liga 1 2022/2023 di Stadion Gelora BJ Habibie, Kota Parepare, Jumat (29/7/2022) sore. Dalam pertandingan ini, PSM Makassar menang dengan skor 2-0 (Tribun Timur/Sanovra)

Baca juga: Manajemen PSM Harap PSSI & PT LIB Ambil Sikap Tegas Soal Tragedi di Kanjuruhan, Jadikan Refleksi

Baca juga: Kompetisi Dihentikan karena Tragedi Kanjuruhan, PSM Pasrah

"Semoga keluarga korban yang meninggal diberikan ketabahan."

"Harapan sebagai pemain semoga kejadian di Kanjuruhan kemarin menjadi terakhir di sepak bola Indonesia," tuturnya.

Terpisah, kiper PSM, Reza Arya Pratama menyampaikan agar tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang bisa selesai dengan cepat.

Kejadian di Kanjuruhan tidak terjadi lagi di masa mendatang. Kejadian ini sebagai bahan evaluasi untuk lebih baik lagi ke depannya.

Serta kompetisi bisa tetap berjalan sesuai rencana awal.

"Harapan kami sebagai pemain semoga saja bisa semuanya cepat selesai dan liga bisa tetap berjalan, karena ini adalah pekerjaan."

"Kejadian seperti ini tidak terjadi lagi dan tidak ada lagi korban jiwa selanjutnya," bebernya.

(Tribun-Sulbar.com/Al Fandy Kurniawan)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved