PSM Makassar

FAKTA Kurniawan Dwi Yulianto Striker Bawa PSM Juara, Kini Masuk Tim Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan

Julukannya Si Kurus, karena tubuhnya yang kurus dan tinggi, namun lincah dalam menggocek Si Kulit Bundar.

Editor: Ilham Mulyawan
oCHA aLIM/tRIBUN-tIMUR.COM
Kurniawan Dwi Yulianto, eks pemain PSM Makassar yang kini direkrut jadi tim pencar fakta Tragedi Kanjuruhan 


TRIBUN-SULBAR.COM -- Tragedi Kanjuruhan menyisakan duka yang amat sangat mendalam untuk sepakbola Indonesia.

Ratusan nyawa suporter melayang, usai laga Arema vs Persebaya yang dimenangkan Persebaya dengan skor 3-2, dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022) malam.

Pemerintah tidak tinggal diam, Menko Polhukam Mahfud MD membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan.

Baca juga: PT LIB dan Pemilik Hak Siar Dituding Egois Big Match Arema vs Persebaya, Netizen: Makan Tuh Rating!

Baca juga: Tragedi Kanjuruhan Arema vs Persebaya, La Nyalla Sebut Panpel dan Polisi Lemah Dalam Koordinasi

Tim ini beranggotakan 13 orang, ada 3 pimpinan dan 10 anggota.

"Pimpinan dan anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta atau TGIPF, yang sudah dilaporkan kepada bapak presiden dan disetujui, serta diumumkan dan segera bekerja," kata Mahfud MD ditayangan Kompas TV, Senin (3/10/2022).

Tim ini kata Mahfud akan bekerja dalam waktu 2 minggu sampai paling lama 1 bulan.

Hasil investigasi serta rekomendasi tim ini menurut Mahfud akan disampaikan kepada Presiden untuk penilaian kebijakan Olahraga Nasional khususnya persepak bolaan secara menyeluruh.

"Yang kedua mungkin saja ditemukan pelaku pelaku tindak pidana selain yang telah ditangani oleh Polri secara pro justisia. Mungkin saja nanti ditemukan hal yang sesudah diselidiki ini ada tindak pidana yang dilakukan oleh orang yang lebih besar, bukan pelaku lapangan," katanya.

"Mungkin juga ada kesalahan yang sengaja dilakukan oleh orang yang ada di balik yang sekarang terlihat itu. Nah ini nanti tentu akan disalurkan lagi ke Polri untuk diproses secara hukum. Kalau misalnya permainan itu karena uang dan itu menyangkut jabatan bisa saja diserahkan ke KPK, bisa saja," kata Mahfud.

Tim akan terdiri dari pejabat atau perwakilan Kementerian yang terkait, kemudian organisasi profesi olahraga sepak bola, pengamat, akademisi dan media massa.

"Maka nanti tim akan diumumkan secepatnya. Itu yang tugasnya kira-kira akan bisa diselesaikan dalam 2 atau 3 minggu ke depan," ujar Mahfud.

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi StadioN Kanjuruhan Malang:

Ketua: Menko Polhukam – Mahfud MD
Wakil Ketua : Menpora - Zainuddin Amali
Sekretaris : Dr. Nur Rochmad, S.H.,M.H. - Mantan Jampidum/Mantan Dep. III Kemenko Polhukam
Anggota:

1. Prof. Dr. Rhenald Kasali (Akademisi)

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved