Berita Mamuju

2.112 Pedagang Pasar Tradisional di Mamuju Akan Terima BLT Rp150 Ribu per Bulan Selama 3 Bulan

Program itu telah disepakati dalam APBD Perubahan 2022 yang baru-baru ini disahkan di DPRD Mamuju.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Salah satu pedagang pasar sentral Mamuju Jl Hertasning, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Sulbar, mengeluh lantaran modal usaha kadang tak berputar seperti yang disampaikan Nurmi dan Hayati, saat ditemui, Jumat (30/9/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) akan membagikan bantuan langsung tunai (BLT) ke pada para pedagang pasar tradisional.

Anggaran BLT tersebut berjumlah Rp 750 juta, untuk 2.112 pedagang pasar tradisional di Mamuju.

Program itu telah disepakati dalam APBD Perubahan 2022 yang baru-baru ini disahkan di DPRD Mamuju.

Kepala Disdag Mamuju, Abdul Syahid Pattoeng, mengatakan data 2.112 pedagang itu berasal dari 13 pasar mulai Tapalang hingga Tommo.

"Datanya kami sudah serahkan ke bagian keuangan daerah, untuk mendapat bantuan BLT imbas kenaikan BBM," terang Abdul Syahid Pattoeng saat ditemui, Selasa (4/10/2022).

Menurutnya, program itu salah satu cara untuk meringankan beban para pedagang pasar, imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Nantinya setiap pedagang memperoleh bantuan Rp 150 ribu per bulan, selama tiga bulan berjalan.

Total keseluruhan yang akan diperoleh setiap pedagang sebesar Rp 450 ribu.

Ditargetkan akan selesai pada Desember 2022 ini, dibagikan kepada para pedagang.

"Datanya itu by name by adress, anggaran yang masuk di kami Rp 750 juta, kita target selesai Desember ini," pungkasnya.

Kata dia, bantuan itu, setelah banyaknya keluhan para pedagang pasar imbas kenaikan BBM.

Di mana sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga, utamanya bahan pokok yang didatangkan dari luar daerah.

Kenaikan bahan pokok itu, membuat para pedagang mengeluh lantaran kesulitan memutar modal usaha.

"Meski jumlah tak seberapa, tapi kami berharap ini dapat membantu modal usaha para pedagang," harap Abdul Syahid Pattoeng.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved