Berita Mamuju

Tak Dapat Bantuan Gempa Mamuju, Rumah Hampir Roboh, Rusli dan keluarga Terpaksa Tidur di Luar Rumah

Rusli menuturkan, pada saat itu ia bersama keluarganya sedang duduk di ruang tamu dan tiba-tiba terdengar suara reruntuhan.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Ilham Mulyawan
ist
Rumah Rusli Hammat Ali di Desa Pamulukang yang sudah nyaris roboh dindingnya 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Rumah warga di Desa Pamulukang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu (2/10/2022) malam roboh.

Sebelum roboh, rumah tersebut sudah nampak memperihatinkan akibat dampak gempa bumi 6,2 Magnitudo 15 Januari 2021 lalu.

Akibatnya, pemilik rumah terpaksa tidur di luar rumah lantaran tembok hancur setengahnya, sudah hampir rata dengan tanah.

Informasi diterima Tribun-Sulbar.com, rumah itu milik Rusli Hammat Ali di Desa Pamulukang.

Rumah Rusli Hammat Ali di Desa Pamulukang yang sudah nyaris roboh
Kondisi rumah milik Rumah Rusli Hammat Ali di Desa Pamulukang yang sudah nyaris roboh dindingnya

Rusli mengaku, ia dan keluargnya tidak bisa tidur di dalam rumah karena dinding rumahnya roboh dan sudah miring.

"Kita takut tidur di dalam rumah karena jangan sampai roboh kasian lagi," ungkap Rusli saat dihubungi Tribun-Sulbar.com via telepon, Senin (3/10/2022) pagi.

Ia mengatakan, waktu gempa bumi lalu rumahnya terdampak dan bagian dinding sudah miring.

"Kita mau perbaiki tapi tidak ada uang kasian jadi kita biarkan saja seperti itu," ujarnya.

Kata dia Rusli, pemerintah desa pernah datang mengambil gambar rumah miliknya, setelah beberapa hari terjadi gempa.

Namun, sampai rumah itu roboh ia tidak pernah mendapat bantuan untuk perbaikan rumah miliknya.

"Pernah difoto kayaknya kepala desa dulu sebelum parah, tapi sampai sekarang belum ada kabar," kata Rusli.

Dia menuturkan, pada saat itu ia bersama keluarganya sedang duduk di ruang tamu dan tiba-tiba terdengar suara reruntuhan.

Sehingga ia dan keluarganya langsung lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

"Alhamdulillah tidak ada terkena, karena lari semua ji ke depan pas nadengar bunyi apa pas kumpul-kumpul di ruang tamu," imbuhnya.

Pria sapaan Brusli itu berharap bisa mendapat bantuan dari pemerintah untuk perbaikan rumah miliknya.

"Semoga ada bantuan perbaikan rumah, karena saya dan keluarga sudah tidur di luar hanya menggunakan kelambu," ungkapnya.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved