Porprov Sulbar 2022

Kolam Renang Rp 2 Miliar Dekat Stadion Manakarra Sudah 50 Persen, Dikebut Demi Porprov Sulbar

Secara persentase mingguan, pembangunan kolam renang sudah mencapai hampir 50 persen dari target 35 persen.

Penulis: Zuhaji | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Zuhaji
Lanjutan pembangunan kolam renang Mamuju di kawasan Stadion Manakarra, Jl Pattalundru, Kelurahan Karema, Mamuju, Sulawesi Barat, Minggu (2/10/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Progres lanjutan pembangunan kolam renang Mamuju di Jl Pattalundru, Kelurahan Karema, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) melebihi target mingguan.

Inspektor lapangan pembangunan kolam renang dari CV Extend Design, Satrio Akbar menurunkan sejak dimulai, pihaknya berupaya memaksimalkan pekerjaan.

"Sudah berjalan sekitar tujuh minggu atau kurang lebih 49 hari dari target 120 hari kalender," ujar Satrio di lokasi pembangunan, Minggu (2/10/2022).

Kata dia, pekerjaa terus dikebut hingga malam hari.

"Kita dampingi siang malam, karena kita perlu memastikan semua material maupun bangunan yang dikerjakan agar sesuai spesifikasi kontrak kerja," jelasnya.

Secara persentase mingguan, pembangunan kolam sudah mencapai hampir 50 persen dari target 35 persen.

Satrio juga memperkirakan kolam renang rampung sebelum gelaran Porprov Sulbar ke-4 pada 5 Desember 2022 mendatang.

Dari pantauan lapangan, tertulis di papan proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sulbar tahun anggaran 2022, nilai kontrak sebesar Rp2.417.014.564,26

Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Barat.

Dikerjakan oleh CV. Mulia Karya Persada dan diawasi oleh CV Extend Design.

Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PUPR Sulbar, Asrul menjelaskan empat item pembangunan tahap kedua itu.

"Pengerjaan kita mulai dari pagar lalu pelataran kolam, ruang ganti dan toilet, serta gedung pengelola," kata dia saat diwawancarai TribunSulbar.com di lokasi pembangunan kolam, Jl Pattalundru, Kelurahan Karema, Mamuju, Sulbar, Minggu (2/10/2022).

Pihaknya juga terus melakukan pengawasan setiap minggu untuk memastikan kesalahan dalam pekerjaan.

Setelah terjeda selama empat bulan dari pembangunan tahap pertama dengan kelanjutan pembangunan.

"Sejauh ini kontraktor sudah bekerja sesuai target bahkan melebihi, kalau ada yang tidak sesuai kita langsung tegur dan minta untuk diganti," tambah Asrul.

Selanjutnya, Dinas PUPR Sulbar akan segera menyerahkan kolam renang kepada Pemerintah Kabupaten Mamuju.

"Kalau rampung nanti, langsung kita serahkan ke kabupaten," pungkas Asrul. (*)

Laporan Wartawan Tribunsulbar.com Zuhaji

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved