Cantiknya Model Peserta Lomba Makeup di Majene, Gunakan Busana Mandar
Puluhan model berpenampilan cantik dengan balutan busana adat khas mandar memukau penonton di gedung Assamalewuang, Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).
Penulis: Hasan Basri | Editor: Habluddin Hambali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Lomba-Make-up-dengan-mengangkat-tema-Make-up-Bold-Weeding-Adat-Mandar.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Puluhan model berpenampilan cantik dengan balutan busana adat khas mandar memukau penonton di gedung Assamalewuang, Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu (2/10/2022).
Mereka hadir sebagai model para peserta lomba Make-up dengan mengangkat tema Make up Bold Weeding Adat Mandar.
Lomba Make-up diprakarsai langsung oleh Rumah Kreasi Majene. Peserta merias wajah model yang memakai busana adat khas mandar.
Berbagai hadiah disiapkan panitia yang dinyatakan sebagai juara.
Lomba Make-up ini digelar untuk mengembangkan bakat Mua talent yang ada di Sulawesi Barat.
Mua adalah orang-orang yang melakoni pekerjaan merias wajah, terkadang juga menata rambut klien.
"Sengaja kita mengangkat tema adat mandar, untuk mengenalkan budaya kita lebih luas lagi L," ucap Ketua Panitia Pelaksana Lomba Make-up, Atira Syarif saat ditemui di Gedung Assamalewuang, Majene, Minggu (2/10/2022).
Peserta lomba Make-up diikuti sekitar 50 orang dari berbagai kalangan di wilayah Sulawesi Barat.
Ada dari mahasiswa hingga masyarakat umum, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman.
Kriteria penilaian peserta sendiri dilihat mulai dari tampilan make up, dan didukung hair do hingga kostum dan lainnya.
Setelah peserta merias, para model kemudian diminta berjalan di atas panggung, tepatnya depan tim juri atau penilai.
Panitia juga terlihat mengadakan game atau permainan bagi peserta. Gamenya sekaitan dengan pengenalan nama hiasan dipakai model dengan menggunakan bahasa mandar.
"Selain mengembangkan bakat para talent, kegiatan juga dilaksanakan untuk mempererat tali silaturahmi, " tuturnya. (San)