Manchester City vs Manchester United: Tak Ada 'Virus FIFA', Setan Merah Siap Menang

Erik ten Hag menyebut jika Manchester United tak dihinggapi 'virus FIFA' jelang duel melawan Manchester City di Derby Manchester.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Nurhadi Hasbi
Peter Powell
Erik ten Hag kehilangan pertandingan pertamanya sebagai manajer Manchester United. Tertinggal 2-0 di babak pertama adalah “mimpi buruk,” kata seorang pemain. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Menjelang Derby Manchester melawan Manchester City, Erik ten Hag selaku pelatih Manchester United berujar jika anak asuhnya bakal turun dengan kekuatan penuh.

Erik ten Hag tak khawatir atas adanya "virus FIFA" yang dibawa pemain ketika kembali dari jeda internasional.

Dikutip dari Manchester Evening News pada Sabtu (1/10/2022), "virus FIFA" adalah sebuah analogi untuk menggambarkan kasus cedera selepas memperkuat tim nasional (timnas).

Dan pertandingan yang bertajuk Derby Manchester antara Manchester City vs Manchester United akan menjadi pertandingan pertama setelah para pemain kembali dari tugas bersama timnas masing-masing di FIFA Matchday.

Erik ten Hag memilih melihat dari perspektif positif, daripada menyayangkan adanya jadwal FIFA Matchday sebelum pertandingan akbar semodel Manchester City vs Manchester United.

"Tidak (saya tidak khawatir), karena para pemain dalam keadaan sehat, karena itulah mereka terpilih."

Pelatih Manchester United Erik ten Hag berbicara dengan pemain The Red Devils, Alejandro Garnacho dan Cristiano Ronaldo saat istirahat minum melawan Rayo Vallecano pada Minggu (31/7/2022).
Pelatih Manchester United Erik ten Hag berbicara dengan pemain The Red Devils, Alejandro Garnacho dan Cristiano Ronaldo saat istirahat minum melawan Rayo Vallecano pada Minggu (31/7/2022). (Reuters)

Baca juga: Antony Ungkap Gaya Melatih Erik ten Hag di Manchester United, Bisa Beradaptasi Cepat di Setan Merah

Baca juga: Erik ten Hag Mulai Tak Cocok Dengan David Da Gea, Manchester United Siap Lepas Sang Kiper

"Mereka berkualitas bagus, kita juga bisa lihat seperti itu. Sering terjadi demikian, mereka kembali dengan lebih banyak energi," kata Erik ten Hag.

Jeda internasional dianggap Erik ten Hag sebagai penyegar bagi para pemainnya, untuk bisa berada di lingkungan dan partner tim yang berbeda dari biasanya.

"Karena mereka mendapatkan lingkungan yang baru dan gaya bermain dengan pemain-pemain yang mereka bisa akrab."

"Yang kedua, ketika mereka kembali, mereka punya sesuatu yang ingin dikejar. Itu membawa energi yang besar ke tim," jelasnya.

Bukan hal aneh jika Erik ten Hag kembali menyikapi jeda internasional kali ini dengan positif.

Pasalnya, para pemain Manchester United juga berada dalam performa terbaik ketika mewakili negaranya.

Diogo Dalot misalnya, ia berhasil mencetak dua gol untuk Portugal kala bertemu dengan Republik Ceko.

Gol tersebut jadi yang pertama dicetak oleh Diogo Dalot untuk negaranya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved