OPINI

ASEAN Legalkan LGBT, Pengakuan Perilaku Menyimpang Akibat Sistem Kapitalisme, APA Sikap Indonesia?

Padahal eksistensi lgbt hanya mengancam kehidupan masyarakat. Mustahil generasi muslim akan terlahir dari hubungan sesama jenis.

Editor: Ilham Mulyawan
Tribun-Sulbar.com
Ilustrasi Bendera LGBT 


Oleh : Fani Vionita G
Mahasiswa STAIN Majene

TRIBUN-SULBAR.COM - Negara-negara ASEAN seperti Thailand dan Vietnam melegalkan pernikahan sesama jenis.

Menyusul kedua negara tersebut, Singapura berencana meresmikan hal yang sama.

Kabarnya, Singapura akan mencabut undang-undang yang melarang seks gay, yang secara efektif membuatnya legal untuk menjadi homoseksual di negara itu.

Keputusan yang diumumkan oleh Perdana Menteri Lee Hsien Loong di TV nasional tersebut muncul setelah bertahun-tahun menjadi perdebatan sengit.

Perdebatan muncul dari sejumlah negara lain, termasuk di Indonesia.

Wakil ketua Umum Persatuan Islam (Persis), KH Jeje Zaenudin meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk tidak ikut melegalkan perilaku LGBT tersebut.

Menurutnya, perilaku LGBT yang terkutuk dalam pandangan semua agama yang dianut di indonesia.

Isu lesbian, gay, biseksual, transgender (elgebete) sedang ramai diperbincangkan di Indonesia.

Awal mulanya dari Youtuber dan selebritis inisial DC yang mengundang pasangan gay inisial RM asal Sumatera Barat dan FR dari Jerman.

Sebagian masyarakat mengecam tindakan youtuber yang dipandang memberikan ruang berekspresi bagi pelaku elgebete.

Pasalnya dalam video podcast tersebut para pelaku gay tersebut seakan-akan meminta kepada masyarakat untuk mengakui keberadaan mereka, bahkan mereka menyampaikan tutorial menjadi seorang gay, yang artinya mereka mempromosikan elgebete.

Hingga Si Youtuber meminta maaf dan men-take down video podcast perihal gay tersebut, pro kontra di masyarakat semakin tajam.
Beberapa tokoh masyarakat menyampaikan pendapatnya.

Cholil Nafis, Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah menyatakan bahwa apa yang dilakukan DC dalam podcastnya tersebut bukanlah hal yang dapat dibenarkan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved