Pemilu 2024

Bawaslu Majene Terima 10 Laporan Pencatutan Nama Dalam Pendaftaran Parpol

Bawaslu Majene meneruskan laporan tersebut ke Bawaslu RI melalui Bawaslu Provinsi dan kemudian akan disampaikan ke KPU RI.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Komisioner Bawaslu Majene, Muhammad Dardi. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Majene, Sulawesi Barat menerima 10 laporan warga atas pencatutan identitas tanpa izin oleh partai politik guna mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai peserta Pemilu 2024.

Puluhan warga yang dicatut namanya oleh parpol adalah sebagian berasal dari masyarakat umum dan mahasiswa.

"Untuk ke Bawaslu informasi data terakhir sebanyak 10 orang, " kata Komisioner Bawaslu Majene, Muh Dardi kepada tribun, Kamis (29/9/2022).

Warga mengetahui indentitas dirinya dicatut oleh parpol setelah melakukan pengecekan data melalui aplikasi website yang disediakan Bawaslu.

Oleh karena itu, Bawaslu menyampaikan kepada seluruh masyarakat agar mengecek nama mereka di sipol melalui link yg disiapkan dan dibagikan oleh KPU RI.

Selain itu, Bawaslu Kabupaten juga telah membuka posko pengaduan bilamana ada warga yg ingin melapor terkait pencatutan nama mereka di sipol.

"Kami juga menghimbau kepada parpol untuk memastikan nama yang dimasukkan dalam anggota kepengurusan parpolnya adalah sesuai aturan," ujarnya.

"Dan sudah terkonfirmasi ke yang bersangkutan, sehingga tidak ada keberatan dari masyarakat terkait keberadaan namanya di sipol, " lanjut Muhammad Dardi.

Terkait 10 laporan masyarakat yang diterima telah ditindaklanjuti oleh Bawaslu Majene.

Bawaslu Majene meneruskan laporan tersebut ke Bawaslu RI melalui Bawaslu Provinsi dan kemudian akan disampaikan ke KPU RI.

Sekedar diketahui Bawaslu Majene saat ini telah melakukan perekrutan panitia pengawas kecamatan Pemilu 2024.

Total pendaftar mencapai 172 orang yang tersebar di delapan kecamatan se Kabupaten Majene dengan rincian 136 laki laki dan 37 orang perempuan. (san)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved