kasus penikaman

Pria di Mamuju Ditikam Pacarnya Pakai Obeng Malah Ngotot Damai dengan Pelaku

Kata Iptu Junaid meski korban tidak keberatan, hal itu tidak langsung menggugurkan status pelaku yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
ist
Korban AI berada di ruang UGD usai ditikam oleh pacarnya sendiri 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Kasus pria di Mamuju inisial AI (25) yang ditikam pacarnya sendiri VV (23) menggunakan obeng tampaknya akan berujung damai, meski pelaku sudah ditetapkan tersangka.

Al mengaku tidak keberatan atas kejadian yang dialamainya.

Dia malah meminta masalah tersebut diselesaikan secara damai dengan pelaku.

Baca juga: Pria yang Ditikam Pacarnya di Mamuju Tolak Lapor ke Polisi, Ipda Herman: Kita Tak Tahu Penyebabnya

Baca juga: KRONOLOGI Pemuda di Campalagian Polman Ditikam, Berawal dari Saling Tatap dengan Pelaku

Meski, keluarga korban atau kakak kandung Al ini sudah melaporkan kasus ini ke polisi dan pelaku sudah tersangka.

Namun, AL tetap tidak keberatan atas perbuatan pacar yang nyaris meregang nyawanya.

"Setelah kami koordinasi dengan korban apakah mau dilanjut atau tidak (kasus penikaman) ternyata korban ngotot tidak keberaratan," kata Kanit PPA Sat Reskrim Polresta Mamuju Iptu Junaid kepada Tribun-Sulbar.com saat dihubungi, Selasa (27/9/2022).

Kepala Seksi Humas Poleresta Mamuju Ipda Herman (Pakaian Dinas) dan Kanit PPA Polresta Mamuju Iptu Junaid (Kemeja Putih) saat ditemui di Polresta Mamuju, Jl Ks Tubun, Mamuju, Senin (26/9/2022)
Kepala Seksi Humas Poleresta Mamuju Ipda Herman (Pakaian Dinas) dan Kanit PPA Polresta Mamuju Iptu Junaid (Kemeja Putih) saat ditemui di Polresta Mamuju, Jl Ks Tubun, Mamuju, Senin (26/9/2022) (Tribun Sulbar / Abd Rahman)

Iptu Junaid menyebutkan, polisi sudah mendatangi korban saat dia masih berada di rumah sakit.

Korban mengaku tidak keberatan dan meminta diselesaikan secara damai.

"Korban mengaku tidak keberetan atas kasus penikaman itu sehingga yang melaporkan keluarganya, dan berkali-kali kitanya ke korban," terangya.

Kata Iptu Junaid meski korban tidak keberatan, hal itu tidak langsung menggugurkan status pelaku yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Namun, kasus itu bisa ditempuh melalui Restorative Justice tetapi melalui beberapa tahapan.

Diberitakan sebelumnya, seorang pemuda inisial Al ditemukan bersimbah darah di rumah kontrakan akibat luka tikaman pada leher.

Polisi mengungkap korban ditikam menggunakan obeng oleh pacarnya sendiri VV menggunakan obeng.

"Pelaku ini datang ke rumah korban di BTN, tiba-tiba langsung na tusuk pakai obeng di lehernya (korban)," ujar Herman.

Korban yang mengalami pendarahan di leher akibat luka tusuk langsung dilarikan ke rumah sakit.

Sementara pelaku sudah diamankan polisi usai dilaporkan kakak korban.

"Pelaku diamankan dari semalam karena ditakutkan pelaku ini kabur. Kakak korban juga sudah buat laporan polisi usai kejadian," tandasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved