Kasus Penikaman Mamuju

Wanita Tusuk Leher Pacarnya di Mamuju Ditetapkan Tersangka, Terancam 5 Tahun Penjara

Herman mengatakan, dari motif tersangka cemburu terhadap pacarnya sendiri karena ia dapati jalan dengan wanita lain di sebuah warung makan.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman
Kepala Seksi Humas Poleresta Mamuju Ipda Herman (pakian dinas) dan Kanit PPA Polresta Mamuju Iptu Junaid (kemeja putih) saat ditemui di Polresta Mamuju, Jl Ks Tubun, Mamuju, Senin (26/9/2022) 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Tim Penyidik Polresta Mamuju kini telah menetapkan tersangka VV (23) dalam kasus penikaman terhadap pria inisial Al (25) merupakan pacarnya sendiri, Senin (26/9/2022).

Setelah ditetapkan tersangka, VV langsung kembali menjalani pemeriksaan kondisi psikologi oleh tim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Mamuju.

"Tadi sudah dilakukan gelar perkara dan wanita (pelaku) sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan," ungkap Kasi Humas Polretsa Mamuju Ipda Herman Basir ditemui di Polresta Mamuju, Jl Ks Tubun, Mamuju.

Baca juga: Polisi Periksa 4 Saksi Kasus Wanita di Mamuju Tikam Pacar Menggunakan Obeng, Ada Keterangan Berbeda

Baca juga: KRONOLOGI Pria di Mamuju Ditikam Pacarnya Menggunakan Obeng saat Tidur di Rumah Kontrakan

Herman mengatakan, dari motif tersangka cemburu terhadap pacarnya sendiri karena ia dapati jalan dengan wanita lain di sebuah warung makan.

Dari situ tersangka VV ini terbakar api cemburu hingga ia nekat melakukan penusukan terhadap pacarnya sendiri.

"Korban sudah keluar dari rumah sakit dan kembali sehat," ungkap Herman.

Sementara itu Kanit PPA Polresta Mamuju Iptu Junaid menerangkan, status pelaku sudah naik ditingkat penyidikan dan kini pihaknya memeriksa kondisi kejiwaannya.

"Sekarang tersangka didampingi juga oleh psikolog dan Dinas PPPA Kabupaten Mamuju untuk diperiksa kejiwaanya," terang Iptu Junaid.

Kata dia, sebelumnya tersangka VV juga pernah diamankan oleh pihak kepolisian kasus pencurian emas.

Namun, waktu itu tersangka tidak ditahan karena ada Restoratif Justice sehingga ia bebas dari jeratan hukum.

Korban AI berada di ruang UGD usai ditikam oleh pacarnya sendiri
Korban AI berada di ruang UGD usai ditikam oleh pacarnya sendiri (ist)

"Dua tahun lalu tersangka ini sudah pernah berurusan dengan hukum kasus pencurian emas milik tantennya," ujarnya.

Akibat perbuatanya, tersangka dijerat pasal 351 Kitab Undang-undag Hukum Pidana (KUHP) ayat 1 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman dua sampai lima tahun kurungan penjara.

Seorang perempuan tega menusuk pacarnya bernama Ari Al-fait (25) menggunakan obeng.

Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu 24 September 2022 pada pukul 3.00 Wita dini hari.

Pelaku Vivi tiba-tiba menusuk bagian leher korban saat sedang istirahat di rumah kontrakanya di BTN Passokorang Mamuju.

"Penganiayaan dengan cara menusuk korban dengan menggunakan obeng," kata Kanit PPA Polresta Mamuju Iptu Junaid.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved