Berita Pasangkayu

Warga Desa Gunung Sari Pasangkayu Aksi Tutup Jalan, Bentuk Protes Tambang Galian C yang Rusak Jalan

Warga Bambamone, Soma menyebut aksi tutup jalan dilakukan sebagai perlawanan terhadap aktivitas tambang liar galian c yang diduga tak mengantongi izin

Penulis: Egi Sugianto | Editor: Ilham Mulyawan
Egi Sugianto/Pasangkayu
Sejumlah warga Dusun Bambamone Desa Gunung Sari melakukan aksi tutup jalan, meminta pihak penambang galian C berhenti melakukan aktivitas tambang, Sabtu (24/9/2022) foto Egi Sugianto/Tribun-Sulbar.com 


TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Warga Dusun Bambamone Desa Gunung Sari Kecamatan Pasangkayu, melakukan aksi tutup jalan, Sabtu (24/9/2022).

Aksi tutup jalan ini dilakukan warga karena kecewa, jalan mereka rusak akibat keberadaan tambang galian C.

Warga Bambamone, Soma menyebut aksi tutup jalan dilakukan sebagai perlawanan terhadap aktivitas tambang liar galian c yang diduga tak mengantongi izin.

Aksi tutup jalan ini, tepatnya dilakukan di lokasi jalan masuk tambang galian C di Dusun Bambamone tersebut.

"Akibat adanya penambang liar yang beroperasi merusak lahan kebun sawit kami," ucapnya.

Disampaikan sudah ratusan juta kerugian warga akibat adanya penambang ini.

Kerugian itu, dihitung banyaknya pohon sawit yang hanyut akibat galin C disungai terus dilakukan.

"Kisaran kerugian petani sawit disini akibat adanya tambang ini, sudah ratusan juta rupiah," sebutnya.

Warga Bambamone meminta pihak pemilik alat berat agar dikeluarkan dari lokasi tambang galian C.

"Kami minta galian C ini dihentikan mengambil material disungai karena merusak kebun kami," pintahnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga Bambamone masih bertahan hingga aktivitas tambang dihentikan.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Egi Sugianto

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved