OPINI

Perubahan Syarat Masuk PTN, Tanda Penurunan Kualitas Mahasiswa?

Sementara bagi kampus, mereka selalu berharap mahasiswa yang diterima adalah mahasiswa yang kualitasnya baik.

Editor: Ilham Mulyawan
Ist/Tribun-Sulbar.com
drg. Rubiah Lenrang, Praktisi Kesehatan dan Ibu Rumah Tangga 

 

Oleh : drg. Rubiah Lenrang
Akademisi

TRIBUN-SULBAR.COM - Kementerian Pendidikan Kebudayaan riset dan teknologi (Kemendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim beberapa waktu lalu mengumumkan perubahan seleksi masuk PTN ini meliputi semua jalur yang ada sebelumnya, yakni jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) dan jalur Mandiri PTN. (Kompas.com, 11 September 2022).

Langkah perubahan SBMPTN dilakukan karena materi TKA dalam SBMPTN dirasa sangat membebani peserta didik maupun guru.
Selama ini ujian dilakukan dengan menggunakan banyak materi dari banyak mata pelajaran yang secara tidak langsung memicu turunnya kualitas pembelajaran penerimaan mahasiswa baru.

Sementara bagi kampus, mereka selalu berharap mahasiswa yang diterima adalah mahasiswa yang kualitasnya baik.

Momen penerimaan mahasiswa baru menjadi perhatian lebih oleh para industri. Sebagaimana yang diketahui sistem pendidikan sekuler kapitalisme membuat kita lupa menjadikan institusi pendidikan sebagaimana fungsinya.

Sekuler kapitalisme membuat perguruan tinggi hanya menjadi tempat pencetak manusia-manusia yang siap kerja. Para mahasiswa dibentuk agar mereka memenuhi kualifikasi orang yang siap kerja.

Kampus pun akan mendapat gelar bagus ketika masa tunggu kerja para alumninya tidak berlangsung lama.

Berbeda dengan kapitalisme sekuler, sistem pendidikan Islam mencetak generasi yang memiliki ilmu bermanfaat bagi umat bukan hanya di dunia tapi juga untuk tujuan akhiratnya. Imam Al Ghazali menyampaikan tujuan utama pendidikan adalah bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah SWT.

Sejalan dengan hal tersebut, sistem pendidikan Islam memiliki dua tujuan yaitu:

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved