Opini Tribun Sulbar

Pendidikan Pemilih untuk Masa Depan Demokrasi

Pada dasarnya partisipasi politik masyarakat dalam pemilu dapat menjadi sarana bagi masyarakat dalam mengontrol jalannya pemerintahan.

Editor: Nurhadi Hasbi
Ist/Tribun-Sulbar.com
Anggota KPU Kabupaten Majene, Zulkarnain Hasanuddin. 

Untuk menjaga dan mempertahankan hal tersebut Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Majene berupaya semaksimal mungin untuk banyak melakukan inovasi terhadap proses sosialisasi dalam melakukan Pendidikan Pemilih demi membangun dan memperhankan kesadaran masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam tahapan pemilihan.

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Majene sesuai dengan amanat surat Edaran Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 515/PP.-6-SD/06/KPU/VI/2021 terkait kegiatan Fasilitasi pendidikan pemilih mencoba melakukan inovasi sosialisasi dan pendidikan pemilih dengan metode road show ke sekolah dan kampus dimana para pemuda millinial ini tentunya membutuhkan pendidikan politik.

KPU Majene Mulai menyasar para pemilih millennial ( Gen Z ) dalam rangka melakukan Pengembangan Kapasitas dan Peningkatan Partisipasi Pemilih sebagai bagian dari tahapan pendidikan pemilih jelang pemilu serentak 2024, dengan melibatkan beberapa sekolah yang ada di kabupaten majene.

Hal ini dimaksudkan agar para siswa mendapatkan bekal awal sebagai calon pemilih terkait pengetahuan maupun informasi tentang pemilihan umum maupun Pemilihan Kepala Daerah, sehingga dapat meningkatkan partisipasi pemilih secara kualitatif maupun kuantitatif.

Berdasarkan Data Pemilih Berkelanjutan KPU Majene pada tahun 2022 ini angka generasi millennial cukup tinggi, usia 17 - 20 Tahun ( 8,4 persen ), Usia 21 – 30 Tahun ( 27,3 persen ) dan usia 30 – 40 Tahun ( 21,9 persen ).

Pendidikan Pemilih ini sekaligus sebagai upaya menyebarkan informasi kepemiluan pada Siswa dan mahasiswa sebagai Calon Pemilih dalam rangka menumbuhkan kesadaran berdemokrasi agar perkembangan tahapan Pemilu dapat diketahui, diikuti dan dipahami secara berkesinambungan, dan melalui kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kesadaran dalam berpartisipasi dalam setiap penyelenggaraan Pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah khusunya pada pemilu serentak 2024.

Upaya Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Majene ini dalam rangka memastikan semua segmen / basis pemilih memperoleh pendidikan pemilih yang edukatif serta media dalam menyebarluaskan ( deseminasi ) infomasi kepemiluan & pemilihan pada seluruh lapisan masyarakat dan secara khusus seluruh basis pemilih untuk masa depan demokrasi kita.(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved