Berita Polman

Kondisi Korban Penganiayaan Oknum TNI di Polman Belum Stabil, Sang Ibu Mengira Anaknya Meninggal

Dikatakan, mata kiri korban masih bisa terbuka, sementara mata kanannya sudah bisa terbuka namun penglihatannya rabun.

Penulis: Kamaruddin | Editor: Ilham Mulyawan
Polres Polman
Kapolres Polman Agung Budi Leksono melihat kondisi korban AM (40) di rumah sakit umum Hajjah Andi Depu. 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Korban penganiayaan oknum TNI di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit umum Hajjah Andi Depu, Kabupaten Polewali mandar (Polman).

Kondisi korban belum stabil, dan masih harus dirawat setelah dipukuli oleh oknum TNI, yang cemburu terhadap korban, setelah diduga telah berselingkuh dengan istri pelaku.

Ibu korban mengatakan korban masih belum stabil.

Baca juga: Oknum TNI Pelaku Penganiayaan di Polman Diperiksa Denpom, Dandim Pastikan Diproses Hukum

Baca juga: KRONOLOGI Oknum TNI di Polman Aniaya Warga Sipil hingga Luka 46 Jahitan Gegara Terbakar Api Cemburu

Dikatakan, mata kiri korban masih bisa terbuka, sementara mata kanannya sudah bisa terbuka namun penglihatannya rabun.

"Belum pi stabil betul kepalanya masih pusing, mata kiri tidak bisa terbuka, satu ji bisa terbuka tapi masih rabun," ucap ibu korban yang enggan disebutkan namanya, ketika ditemui di rumah sakit Hajjah Andi Depu, Jumat (23/9/2022).

Tak hanya itu, terkadang darah keluar di mata kanan korban.

Korban juga masih belum terlalu bisa banyak gerak dan bicara.

Namun kata dia, korban sudah bisa makan, namun hanya bisa makan nasi bubur.

Ibu korban juga menceritakan, dia sempat syok ketika mengira anaknya meninggal saat Jumat (23/9/2022) dini hari karena sempat tidak bernafas dan tidak bergerak.

"Tadi subuh (jumat) sempat syok, dikira kasian tidak ada mi nyawanya. Setelah salat subuh tidak enak na rasa, kenapa ini anakku, saya pegang dadanya kenapa kayak tidak bernafas," tutur ibu korban.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved