Berita Polman

Aturan Baru Pertamina Buat Antrean Panjang di SPBU Wonomulyo, Warga: Terlambat Kami Masuk Kerja!

Kondisi diperparah jika jaringan internet mengalami gangguan alias error, maka operator akan menunda pengisian BBM.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Ilham Mulyawan
Hasan Basri/Tribun-Sulbar.com
Antrean panjang pengisian BBM di SPBU Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Kamis (22/9/2022). 

TRIBUN - SULBAR. COM, POLMAN -- Antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM) terjadi di SPBU Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Kamis (22/9/2022).

Kondisi ini dikeluhkan sejumlah pengendara.

Antrean dipicu ada kebijakan baru dari pemerintah terkait pengisian BBM.

Baca juga: Naiknya Harga BBM Picu Kenaikan Biaya Pendidikan? Kepala BPS Tina Wahyufitri:Tunggu Data Tanggal 1

Baca juga: Pasca Kenaikan BBM, Mengancam Kebutuhan Rakyat Kecil

Setiap kendaraan yang melakukan pengisian BBM, operator harus mencatat dan mengimput nomor polisi (plat kendaraan).

Sehingga membuat layanan pengisian BBM tidak maksimal.

Kondisi diperparah jika jaringan internet mengalami gangguan alias error, maka operator akan menunda pengisian BBM.

Seorang pengendara mengatakan dengan kebijakan baru ini membuat menunggu lama atau harus antre.

"Kalau kita membandingkan sebelumnya pasti terganggu, tapi kalau sudah seperti ini keadaannya, apa mau dikata, " ucap Sidiq, usai mengisi BBM di SPBU Wonomulyo.

Ia berharap penerapan aturan baru ini diperbaiki dan membuat terobosan baru agar tidak merugikan masyarakat.

Pasalnya, dengan kondisi seperti ini otomatis sangat mengganggu aktivitas warga ketika jaringan error pada saat mengisi bbm.

Sebab, ketika jaringan eror, operator akan menunda proses pengisian BBM dan harus menunggu lama.

"Kasihan warga punya kerjaan, bisa bisa terlambat masuk kerja karena lama menunggu," ujarnya.

Hal senada dikeluhkan warga lainnya.

Mereka harus menunggu 15 sampai 20 menit baru bisa mengisi BBM.

Pengendara berharap, pertamina pusat bisa mengkaji ulang terkait penerapan aplikasi memasukan nomor polisi kendaraan untuk pengisisan BBM, karena dinilai mempersulit masyarakat.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved