Beasiswa Majene

Aktivis Mahasiswa SPMM Akan Kawal Penyaluran Beasiswa Majene, Irwan: Tidak Boleh Ada KKN!

Berdasarkan peraturan tertuang dalam Perbup Majene No. 32 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pemberian Beasiswa Bagi Siswa dan Mahasiswa Berprestasi

Penulis: Masdin | Editor: Ilham Mulyawan
Dok Irwan japaruddin
Aktivis Mahasiswa Majene, irwan japaruddin 


TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE -- Pemkab Majene mengalokasikan anggaran Rp350 juta untuk program Beasiswa Majene, bagi ssiwa Sekolah Dasar (SD) hingga mahasiswa di bangku perkuliahan.

Irwan Japaruddin, aktivis mahasiswa Majene menyebutkan Solidaritas Perjuangan Mahasiswa Majene (SPMM) siap mengawal penyaluran beasiswa tersebut, agar dapat tersalurkan tepat sasaran.

"Kehadiran beasiswa sejak awal dikawal oleh teman-teman dari Solidaritas Perjuangan Mahasiswa Majene (SPMM), kita berharap agar tepat sasaran," ujar Irwan, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Disdikpora Belum Bisa Pastikan Jumlah Pendaftar Beasiswa Majene, Padahal Pendaftaran Sudah Tutup

Baca juga: Anggaran Beasiswa Majene Rp350 Juta, Kuota Tak Dibatasi Ada Verifikasi, Kadis Janji Tepat Sasaran

Berdasarkan peraturan tertuang dalam Perbup Majene No. 32 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pemberian Beasiswa Bagi Siswa dan Mahasiswa Berprestasi Dari Keluarga Tidak Mampu.

Serta hasil audiensi SPMM dengan Kadis Pendidikan Majene, dikatakannya segala proses mulai seleksi akan dilakukan secara transparan dan akuntabel sampai nanti proses penetapan penerima beasiswa itu.

"Sehingga beasiswa Pemda Majene tersebut nantinya tepat sasaran dan tidak boleh ada unsur korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN)," terang Irwan.

Irwan menegaskan, ia bersama mahasiswa lain terutama dari SPMM tentu akan terus mengawal beasiswa itu.

"Apabila kemudian proses seleksi ditemukan kecurangan kami tidak akan segan-segan melaporkan ke aparat penegak hukum. Dan mengajak kepada masyarakat untuk sama-sama mengawasi," ucap mahasiswa asal kecamatan Malunda, Majene, Sulbar ini.

Terakhir, kata Irwan, kehadiran beasiswa ini akan sangat membuat bagi yang membutuhkan.

Sehingga ia ingin tahun depan Pemda menambah alokasi anggaran Beasiswa bisa sampai Rp1 milliar.

"Sebab ini adalah solusi yang nyata untuk distribusi keadilan di Majene," tambahnya.

Kadis Disdikpora Majene, H Mithhar Thala Ali kepala Tribun-Sulbar.com mengatakan beasiswa pendidikan ini diperuntukan bagi siswa dan mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.

"Berdasarkan peraturan bupati itu beasiswa berprestasi dan tidak mampu. Tapi tentu akan diutamaakan yang tidak mampu, kerena ada yang berprestasi tapi masih mampu," jelasnya, ditemui di kantornya Gedung Disdikpora, Kecamatan Banggae Timur, Majene, Rabu (21/9/2022) sore.

Beasiswa kata dia berbagi untuk anak Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah menengah Atas (SMA) sederajat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved