Jenazah Warga Ditandu

Jenazah Ditandu, Anggota DPRD Polman Hamzah Syamsuddin: Tidak Sabar Menunggu

Hamzah Syamsuddin mengaku menyesalkan tindakan pihak puskesmas Campalagian tersebut.

Penulis: Kamaruddin | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Kamaruddin
Wakil ketua DPRD Kabupaten Polman, Hamzah Syamsuddin saat ditemui di kantor DPRD Polman Jl. Andi Depu, Kecamatan Polewali, Polman, Rabu, (21/9/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Wakil ketua DPRD Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Hamzah Syamsuddin menyayangkan tindakan pihak puskesmas Campalagian tidak memberikan fasilitas mobil ambulans kepada keluarga almarhum Darwis.

Sebelumnya, jenazah almarhum Darwis (67) warga Desa Laliko, Kecamatan Campalagian ditandu dari puskemas Campalagian ke rumah duka karena tidak mendapat layanan kesehatan mobil ambulans.

Hamzah Syamsuddin mengaku menyesalkan tindakan pihak puskesmas Campalagian tersebut.

Kata dia, pihak puskesmas harusnya lebih melihat sisi kemanusiaan dan rasa empati kepada keluarga almarhum.

"Ini kan orang berduka pasti panik, jadi wajar kalau mau secepatnya membawa jenazahnya" ungkap Hamzah saat ditemui di kantor DPRD Polman, Rabu, (21/9/2022).

Anggota DPRD yang berdomisili di Kecamatan Campalagian itu mengatakan pihak puskesmas harus lebih bijaksana dalam menghadapi insiden seperti itu.

Dia juga meminta agar kasus seperti ini tidak terjadi lagi.

"Harusnya pihak puskesmas lebih bijaksana menghadapi kasus seperti ini dengan rasa empati yang tinggi, kita harus pahami kondisi psikologis keluarga almarhum, kasus seperti jangan lagi terulang lah" ucapnya.

Menurutnya, petunjuk teknis terkait fungsi penggunaan mobil ambulans bisa saja dilanggar dalam kondisi tertentu.

"Jangan selalu SOP terus, kita tahu kalau mobil ambulans untuk pasien yang sakit tapi dalam kondisi tertentu jangankan ambulans avanza pun bisa" tuturnya.

"Itu juga mobil katanya rusak, kita tidak tau rusaknya seperti apa apakah rusak ringan atau bagaimana kita tidak tau" sambungnya.

Sebelumnya, kepala dinas kesehatan, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Suaib Nawawi angkat bicara.

Suaib mengatakan, pihak puskesmas Campalagian sudah mengupayakan untuk mencari alternatif mobil ambulans lain untuk membawa jenazah tersebut.

Namun kata dia, keluarga almarhum Darwis tidak sabar menunggu dan akhirnya ditandu sampai ke rumah duka.

"Kalau mobil ambulans itu sementara merujuk, saya sudah telepon kepala puskesmas katanya sementara mengupayakan mobil jenazah dengan kapala desanya tapi masyarakatnya sudah tidak sabar menunggu ya" ucap Suaib kepada Tribun saat ditemui di kantornya di Jl. Andi depu, Kelurahan Lantora, Kecamatan Polewal, Polman, Senin, (19/9/2022). (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved