Beasiswa Manakarra

6 Orang Sudah Diperiksa Kejati Sulbar Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa Manakarra

Program besiswa Manakarra dari Pemerintah Kabupaten Mamuju 2021 itu kini terus berproses di Kejati Sulbar.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Munawwarah Ahmad
Thamzil Thahir/Tribun-Sulbar.com
Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat di Jl RE Martadinata, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Mamuju. Jaksa penyidik kini menangani Kasus dugaan alihfungsi lahan hutan lindung ke kawasan bisnis di Desa Tadui, Mamunyu, Mamuju, Sulbar. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat (Sulbar) sudah memanggil enam orang untuk diperiksa terkait polemik besiswa Manakarra.

Program besiswa Manakarra dari Pemerintah Kabupaten Mamuju 2021 itu kini terus berproses di Kejati Sulbar.

Setelah sebelumnya laporan Muhaimin Faisal didisposisi, dan masuk ke rana penyidik tindak pidana khusus.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulbar, Amiruddin, mengatakan sudah ada enam orang yang dipanggil.

Enam orang yang dipanggil itu pada Selasa (20/9/2022) kemarin, hingga hari ini, Rabu (21/9/2022) juga masih terdapat pemeriksaan.

Namun Amiruddin belum bisa menyebutkan secara detail siapa saja dan dari kalangan mana saja yang sudah diperiksa.

"Ini ranahnya masih di tingkat intelijen dan masih tertutup, intinya enam orang ini sudah klarifikasi soal besiswa Manakarra," ujar Amiruddin.

Dijelaskan pemanggilan itu untuk permintaan keterangan klarifikasi terkait dugaan penyalahgunaan beasiswa Manakarra.

Sebelumnya program beasiswa Manakarra tersebut menjadi temuan oleh BPK RI perwakilan Sulbar.

Lantaran 14 orang penerima tidak melengkapi sejumlah dokumen yang menjadi prasyarat, dan direkomendasikan untuk pengembalian.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved