Berita Polman

Unjuk Rasa Minta Kepala Puskesmas Campalagian Dicopot, HMI: Polman Tidak Jago

Dia meminta, dinas kesehatan dan seluruh puskesmas di Kabupaten Polman bisa memaksimalkan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Penulis: Kamaruddin | Editor: Ilham Mulyawan
kamaruddin Kai/ Tribun Sulbar
Aksi unjuk rasa HMI Polman menuntut kepala Puskesmaas campalagian dicopot buntut jenazah warga di Campalagian ditandu karena tidak tersedia ambulans 

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar aksi unjuk rasa di kantor Dinas Kesehatan, Kabupaten Polman, Selasa, (20/9/2022).

Aksi unjuk rasa dilakukan mahasiswa menyikapi insiden jenazah warga Desa Laliko, Kecamatan Campalagian ditandu dari Puskesmas Campalagian ke rumah duka.

"Kejadian ini membuktikan bahwa Kabupaten Polman tidak jago sebagaimana slogan yang sering diserukan bupati," ujar Muhammad Ikhsan, koordinator aksi.

Dalam aksinya, massa membawa dua tuntutan, pertama meminta kepala puskesmas Campalagian dicopot.

Kedua meminta bupati dan stakeholder terkait mengevaluasi kinerja dinas kesehatan.

Dia meminta, dinas kesehatan dan seluruh puskesmas di Kabupaten Polman bisa memaksimalkan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Muhammad Ikhsan menegaskan akan melakukan aksi unjuk rasa jilid kedua apabila tuntutan tersebut tidak diindahkan.

"Kami akan melakukan aksi unjuk rasa jilid dua tentu dengan massa yang lebih banyak apabila tuntutan kami tidak diindahkan," ungkapnya lagi.

Pantauan TribunSulbar.com, aksi unjuk tasa yang dilakukan HMI Cabang Polman dengan menutup sebagian bahu jalan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved