Kisah Dokter Hewan Isnaniah Bagenda, Pernah Diterkam Anjing Pelacak hingga Ditendang Kuda

Ia mulai bertugas di UPTD Puskeswan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Polewali Mandar), sejak tahun 2007 hingga saat ini.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Nurhadi Hasbi
drh Isnaniah Bagenda
drh Isnaniah Bagenda saat mendatangi salah satu peternak di Kabupaten Polman. 

TRIBUN - SULBAR. COM, POLMAN - Namanya drh Isnaniah Bagenda, tentu tidak asing lagi bagi warga Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar)

Perempuan kelahiran 15 Mei 1979 itu merupakan salah satu dokter (drh) hewan yang sudah hampir 15 tahun bertugas di Kabupaten Polewali Mandar.

Ia mulai bertugas di UPTD Puskeswan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Polewali Mandar), sejak tahun 2007 hingga saat ini.

Tentu bukan waktu yang singkat, banyak kisah atau pengalaman yang menarik dialami drh Isnaniah
saat mengabdikan diri menyelamatkan hewan dari serangan penyakit atau pun virus.

Perempuan lulusan Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor itu menceritakan pengalaman yang ia tak lupakan selama menjalani profesi ini.

"Saya pernah diterkam anjing pelacak saat vaksinasi rabies, bahkan pernah kena tendangan kuda yang sementara di bius. Tendang sapi sudah hal biasa" ucap Isnaniah kepada tribun, Selasa (20/9/2022).

Meski nyawa yang menjadi taruhannya, Ia tak pernah ragu untuk melakukan operasi lapangan.

Kejadian di lapangan sudah menjadi hal biasa dalam menjalani profesi tersebut.

Bagi Isnaniah, menyelamatkan hewan adalah suatu anugerah dan kebahagiaan tersendiri.

Isnaniah diketahui menyelesaikan pendidikan dari SD, SMP dan SMA di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved