Beasiswa Manakarra

Kejati Sulbar Mulai Usut Laporan Dugaan KKN Penyaluran Beasiswa Manakarra

Amir menuturkan, telaah yang dimaksud adalah data sedang diolah atau ditelaah oleh petugas yang ditunjuk oleh kajati.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
Thamzil Thahir
Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat atau Kajati Sulbar di Jl RE Martadinata, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Mamuju. Jaksa penyidik kini menangani Kasus dugaan alihfungsi lahan hutan lindung ke kawasan bisnis di Desa Tadui, Mamunyu, Mamuju, Sulbar. 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat mulai menelaah laporan Muhaimin Faisal terkait dugaan korupsi Beasiswa Manakarra.

Sebelumnya, aktivis LSM Muhaimin Faisal melaporkan beasiswa Manakarra ke Kejati Sulbar pada Senin (12/9/2022) lalu.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulbar, Amiruddin mengatakan, tindak lanjut laporan itu sudah ditelaah.

Baca juga: Namanya Ada Dalam Penerima Beasiswa Manakarra, Dini Aminarty: Saya Tidak Pernah Urus dan Terima Uang

Baca juga: Falora Mahasiswa S2 Unhas Tak Tahu Cara Kembalikan Beasiswa Manakarra: Kenapa Diloloskan Pale

"Laporanya sedang ditelaah," kata Amiruddin saat dihububgi Tribun-Sulbar.com, Selasa (20/9/2022).

Amir menuturkan, telaah yang dimaksud adalah data sedang diolah atau ditelaah oleh petugas yang ditunjuk oleh kajati.

"Sudah klarifikasi dan permintaan data," terang Amir.

Terpisah, Muhaimin Faisal mengaku, akan terus mendorong pihak kejati agar kasus ini segera dituntaskan.

Kata dia, hingga saat ini dirinya masih menuggu hasil penyelidikan dari Kejati Sulbar terkait laporan yang dilayangkan.

"Kita akan coba lakukan desakan ke Kejati Sulbar untuk menindak lanjuti laporan kami," kata Muhaimin saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Dirinya menegaskan, ia akan terus mengawal laporan tersebut hingga tuntas sampai menemukan titik terang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved