Berita Mamuju Tengah

Cerita Sumur Air Tawar di Tepi Laut Desa Tumbu Mamuju Tengah, Sudah Berusia Ratusan Tahun

Abdul Azis pun berharap keberadaan sumur Wae Tumbur ini bisa jadi perhatian pemerintah setempat.

Penulis: Samsul Bachri | Editor: Nurhadi Hasbi
Cerita Sumur Air Tawar di Tepi Laut Desa Tumbu Mamuju Tengah, Sudah Berusia Ratusan Tahun - Sumur-Air-Tawar-di-Tepi-Laut-di-Desa-Tumbu-Kecamatan-TopoyoMamuju-Tengah.jpg
Tribun-Sulbar.com/Samsul Bachri
Sumur Air Tawar di Tepi Laut di Desa Tumbu, Kecamatan Topoyo,Mamuju Tengah, berusia ratusan tahun, Selasa (20/9/2022).
Cerita Sumur Air Tawar di Tepi Laut Desa Tumbu Mamuju Tengah, Sudah Berusia Ratusan Tahun - Sumur-Wae-Tumbur-di-tepi-pantai-Desa-Tumbu-Kecamatan-Topoyo-Mamuju-Tengah.jpg
Tribun-Sulbar.com/Samsul Bachri
Sumur Wae Tumbur di tepi pantai Desa Tumbu, Kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah.

TRIBUN-SULBAR. COM, MAMUJU TENGAH - Cerita sumur air tawan di tepi pantai Desa Tumbu, Kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah, Sulbar.

Keberadaan sumur air tawar di tepi pantai tersebut, menjadi salah satu keunikan desa yang berada di sisi barat Kabupaten Mamuju Tengah ini.

Sumur tersebut lebarnya sekitar 80 cm.

Warga desa menyebutnya Wae Tumbur (mata air).

Bahkan nama sumur ini, diabadikan menjadi nama satu dusun di Desa Tumbu.

Lokasi sumur Wae Tumbur ini sekira 200 meter dari perkampungan warga Desa Tumbu atau berjarak 11 kilometer dari pusat Kota Topoyo.

Menuju sumur tersebut membutuhkan waktu sekira 22 menit menggunakan motor atapun mobil dari Kota Topoyo.

Tak ada yang tau persis kapan sumur itu ada.

Namun menurut keterangan warga setempat sumur itu diperkirakan sudah berusia ratusan tahun.

Abdul Azis salah satu warga setempat yang kini berusia sekira 80 tahun mengaku sumur tersebut sudah ada sebelum dirinya lahir.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved