Cerita Herman, Penjual Es Campur Jakarta di Topoyo Mamuju Tengah, Jualan Sambil Mengedukasi

Selain menjual es campur di bak jualannya juga tersedia papan tulis yang berisikan cerita menarik.

Penulis: Samsul Bachri | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Samsul Bachri
Herman, penjual Ed Campuar di depan SDN Inpres Bayor Mamuju Tengah 

TRIBUN-SULBAR. COM, MAMUJU TENGAH - Cerita Herman, penjual es campur Jakarta di depan SD Inpres Bayor Desa Topoyo Mamuju Tengah.

Cara Herman berdagang cukup menginspirasi.

Selain menjual es campur di bak jualannya juga tersedia papan tulis yang berisikan cerita menarik.

Seperti yang terlihat pagi tadi, tulisan bercerita tentang seorang bapak yang takut kecoak.

"Iya mas, sengaja simpan papan tulis dengan tulisan tema cerita anak-anak, " ujarnya ditemui saat mangkal di depan SD Inpres Bayor, Topoyo, Selasa (20/9/2022).

Ia katakan, ide tersebut ia lakukan agar dirinya tak hanya menjual tapi juga mengajarkan anak-anak membaca.

"Banyak mas, anak-anak yang suka, bahkan setiap dua hari sekali disuruh ganti tema, " ucapnya.

Lanjutnya, kalau untuk tema sendiri kadang tergantung permintaan anak-anak.

"Selain tulisan bercerita, terkadang juga berbagai jenis gambar, hewan, alam tau jenis tumbuh-tumbuhan, " ucapnya.

Dikatakan, ide tersebut sangat disukai khususnya murid SD Inpres Bayor.

Halaman
12
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved