Anak Bunuh Ayah

Anak Akhiri Hidup Ayah di Pasangkayu, Kades Sebut Keluarga Mau Pelaku Bebas, Korban Suka Marah-marah

Pelaku Mursalin disebut pihak keluarga adalah orang baik. Sementara korban, Yunus memang dikenal sering marah-marah di rumah

Penulis: Egi Sugianto | Editor: Ilham Mulyawan
ist
Tubuh korban Yunus (67) ditutupi usai dibunuh oleh anak kandungnya sendiri bernama Mursalin di Dusun Sidodadi Pasangkayu 

TRIBUN-SULBAR.COM - Kasus anak bunuh ayah di Dusun Sidodadi, Kabupaten Pasangkayu pada Senin (19/9/2022) kemarin membuat gempar.

Korban bernama Yunus (67) bersimbah darah usai diparangi anaknya sendiri, Mursalin (40).

Sementara pelaku memilih langsung menyerahkan diri ke polisi.

Baca juga: Kasus Anak Bunuh Ayah di Pasangkayu, Korban Dimakamkan Hari ini di Desa Pedanda, Pelaku Ditahan

Baca juga: KRONOLOGI Anak Bunuh Ayah di Pasangkayu, Diawali Cekcok, Diduga Pelaku Lelah Bayar Utang Korban

Korban dibunuh, lantaran cekcok dengan pelaku, yang merupakan anak kandungnya sendiri, lantaran utang piutang.

Dari informasi dihimpun, korban kerap meminjam uang kepada orang lain, namun pelaku yang justru harus selalu melunasi utang bapaknya itu.

Diduga, pelaku sudah tak tahan dengan perilaku sang ayah, hingga akhirnya tragedi berdarah itu terjadi.

Kini jenazah korban dimakamkan di Desa Pedanda, Kabupaten Pasangkayu pada Selasa (20/9/2022) hari ini, sedangkan pelaku harus mendekam di sel tahanan Polres Pasangkayu.

Kepala Desa Pedanda, Wahyudi, menyebut bahwa jenazah korban Yunus (67), sudah diambil pihak keluarga setelah sempat di bawa ke rumah sakit untuk divisum.

Selaku pemerintah desa, Wahyudi menyatakan bahwa kejadian ini sudah diterima oleh pihak keluarga, sehingga tidak ada lagi pertikaian setelahnya.

"Keluarga atau adik-adik dari pelaku sudah menyiapkan untuk pemakaman korban," jelasnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved