Breaking News:

Berita Sulbar

Penyebab Pasien dan Jenazah di Sulbar Terpaksa Ditandu, Ambulans Tak Tersedia Hingga Jalan Rusak

Kasus pasien atau jenazah di Sulbar terpaksa ditandu kerap terjadi, penyebabnya unit ambulans tak tersedia hingga jalan rusak

Editor: Ilham Mulyawan
Tribun Sulbar / Ist
Warga Desa Labuang, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat menggotong jenazah, viral di media sosial (medsos), Minggu (18/9/2022).(Ist) 

Nurdin ditandu secara bergantian dengan menelusuri jalan rusak dan jalur terjal untuk mendapatkan perawatan di puskesmas.

Tandu yang digunakan warga berupa sarung dan sebatang bambu.

Perjalanan ditempuh memakan waktu hampir delapan jam.

Mereka berangkat sejak pagi dan tiba di Puskesmas Bulo sekitar pukul 13.40 Wita.

Jalan masuk di Desa Lenggo semakin parah karena beberapa hari terakhir terus diguyur hujan deras.

Tak Dipinjamkan Ambulans

Lalu, yang terjadi pada 9 Agustus 2022 lalu, warga lagi-lagi menandu jenazah, tepatnya di Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Diketahui, warga menandu jenazah tersebut sejauh 13 kilometer lantaran tidak diizinkan untuk memakai ambulance Puskesmas Kalumpang.

https://sulbar.tribunnews.com/2022/08/11/jenazah-warga-kalumpang-ditandu-bupati-mamuju-sutinah-janji-serahkan-10-ambulance

Videonya viral di Media sosial.

Tangkap layar mayat ditandu warga di Kecamatan Kalumpuang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (10/8/2022).
Tangkap layar mayat ditandu warga di Kecamatan Kalumpuang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (10/8/2022). (Fenny Tadius)

Video yang diunggah akun Facebook Fenny Tadius, nampak sekelompok warga sedang menandu jenazah menggunakan geranda mayat terbungkus sarung.

Terlihat jenazah tersebut digotong di area jalan poros Kecamatan Kalumpang.

Jenazah tersebut digotong sejauh 13 kilometer akibat di puskesmas tersebut tidak ada ambulance.

Dalam akun Faceboknya Sutinah Suhardi, menyampaikan permohonan maaf sekaligus menyesalkan pihak Puskesmas Kalumpang tidak mempunyai inisiatif untuk mengantarkan jenazah tersebut.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved