Beasiswa Manakarra

'Pejabat' Terima Beasiswa Manakarra, Bupati Mamuju Sutinah Berdalih Pengembangan ASN

Beasiswa Manakarra menjadi polemik karena sejumlah pejabat di lingkup pemerintah Kabupaten Mamuju menerima beasiswa ini.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Munawwarah Ahmad
Fahrun Ramli/Tribun-Sulbar.com
Bupati Kabupaten Mamuju Sutinah Suhardi. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Bupati Mamuju Sutinah akhirnya tanggapi polemik beasiswa Manakarra Mamuju belakangan ini jadi perbincangan.

Beasiswa Manakarra menjadi polemik karena sejumlah pejabat di lingkup pemerintah Kabupaten Mamuju menerima beasiswa ini.

Termasuk Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Mamuju Jalaluddin Duka hingga Sekretaris Daerah Mamuju Suaib Kamba.

Bahkan Kepala Ombudsman Sulbar Lukman Umar juga turut menerima meski akhirnya diminta mengembalikan oleh badan pemeriksa keuangan atau BPK.

Kepada Tribun-Sulbar.com, Bupati Mamuju Sutinah mengatakan, pihaknya menuggu hasil dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat terkait laporan masyarakat ke Kejati dugaan korupsi beasiswa Manakarra.

"Jadi kita tunggu hasil pemeriksaan Kejati, kan mereka (Muhaimin Faisal) yang melapor ke kejaksaan kan," kata Sutinah saat ditemui di kantornya, Jl Soekrano Hatta, Kelurahan Karema, Mamuju, Senin (19/9/2022).

Menurutnya, terkait dengan adanya laporan terkait ketidaksesuaian penyaluran beasiswa Manakarra kepada ASN bahwa mereka tidak mampu, itu salah.

Kerena penyaluran beasiswa itu ada dua kategori yaitu kategori tidak mampu dan kategori berprestasi.

Sehingga, Sutinah menganggap beasiswa yang mereka terima itu merupakan pengembangan ASN di lingkup pemerintah Kabupaten Mamuju.

Apalagi kata dia, nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masih sangat rendah.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved