Berita Mamasa

IRT di Mamasa Meninggal Dunia Usai Jalan Kaki 1 Km untuk Terima BLT

Dari rumah almarhum ke kantor desa menempuh jarak sekitar satu kilometer dengan berjalan kaki.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
Polsek Mamasa
Suasana rumah duka di Desa Mellangkena Padang, Kecamatan Sesenapadang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Arianti (45) meninggal dunia saat hendak mengambil BLT BBM dan Sembako, dari hasil pemeriksaan dokter korban diduga memiliki riwayat penyakit jantung. 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMASA - Arniati (45) Ibu rumah tanggga (IRT) di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) meninggal dunia, saat hendak penerima bantuan langsung tunai (BLT) BBM di Kantor Desa Mellangkena Padang, Kecamatan Sesenapadang, Jumat (16/9/2022) kemarin.

Hal itu dibenarkan Kapolsek Mamasa, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Dedi Yulianto dalam rilis resmi diterima Tribun-Sulbar.com, Sabtu (17/9/2022).

Arianti berangkat dari rumah bersama rekanya menuju kantor desa ingin mengambil bantuan BLT BBM dan Sembako senilai Rp 500 ribu.

Dari rumah almarhum ke kantor desa menempuh jarak sekitar satu kilometer dengan berjalan kaki.

Kondisi jalan yang cukup terjal dan mendaki membuat Arianti lelah karena kondisi kesehatan yang kurang fit.

Sekitar pukul 14.00 Wita sore Arianti tiba di salah satu rumah dekat kantor Desa Mellangkena Padang.

Sesaat setelah tiba di rumah yang jadi tempat istirahat, Arianti pingsan lalu diangkat warga ke dalam rumah.

Saat itu juga, petugas Bhabinktimbas memanggil dokter untuk memeriksa kondisi kesehatan Arianti yang sudah pingsan itu.

"Setelah diperiksa, dokter Wiska yang memeriksa, menyatakan kalau korban sudah meninggal,” terang Dedi Yulianto.

Dedi menjelaskan, Arianti memiliki riyawat penyakit sakit dada dari hasil pemeriksaan dokter.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved