OPINI

Pensiunan Disebut Bebani APBD, Betul Atau Tidak?

Dalam kitab Nidzomul Iqtisodiah (sistem ekonomi Islam) karangan Taqiyuddin an Nabani, tentang bab pemasukan dan pengeluaran Baitul Mal.

Editor: Ilham Mulyawan
Ist/Tribun-Sulbar.com
Rahmawati, S. Pd, Ketua Majelis ta'lim Mar'atul Muthmainna 

Oleh : Rahmawati, S.Pd
Ketua Majelis Ta'lim Mar'atul Muthamainnah

TRIBUN-SULBAR.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bakal merombak skema pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sebab, skema pensiun PNS yang berlaku sekarang disebut membebani anggaran negara.

Rencana merombak skema pensiun PNS ini pun menuai pro dan kontra.

Anggota Komisi XI DPR Kamrussamad mengatakan, Sri Mulyani tidak perlu membuat kegaduhan dalam merumuskan skema pensiun PNS, sebab melakukan perubahan skema pembiayaan APBN untuk pensiun PNS boleh dan sah.

Namun, kata Kamrussamad, semua itu harus berangkat dari niat baik untuk meningkatkan kesejahteraan PNS di masa pensiun, bukan berangkat dari narasi beban. (tribunnews.com, 30/08/2022)

Wakil Ketua MPR Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan menyesalkan anggapan pemerintah yang menyebut dana pensiunan PNS membebani negara. Menurutnya, hal ini sangat janggal dan terkesan tidak menghargai pengabdian PNS untuk negara.

Syarief menerangkan PNS merupakan unsur penyelenggara negara yang memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik.
Sehingga mereka sangat layak mendapatkan apresiasi di hari tuanya.

Ia menegaskan pensiunan PNS bukanlah beban negara sebagaimana tendensi yang berulang kali disampaikan pemerintah.

Dalam paradigma kapitalistik, rakyat menuntut pensiunan yg tdk lagi bekerja tetap mendapat gaji (pension), semnetara negara terus mengelak memberikan secara layak karena dianggap membebani.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved