Festival Sandeq Race 2022

Ini Sertifikat Kekayaan Intelektual Sandeq Sulbar, Telah Terdaftar HKI Komunal Potensi Geografis

Palti menyebutkan, selama sandeq mulai jadi salah satu alat transportasi masyarakat Sulbar sejak abad ke-18, baru kali ini sandeq terdaftar sebagai HK

Editor: Ilham Mulyawan
Kemenkumham Sulbar
Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) komunal Sandeq Sulbar 

TRIBUN-SULBAR.COM - Baru-baru ini, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat (Sulbar) mengeluarkan surat pencatatan ciptaan untuk festival sandeq.

Dikeluarkan pada 7 September 2022, sehingga festival sandeq merupakan kekayaan intelektual milik pemerintah Sulbar.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Alexander Palti menjelaskan, pihaknya mendaftarkan potensi Sulbar.

Sertifikat Sandeq
Sertifikat Sandeq

Dari sandeq saja ada tiga pencatatan, di antaranya Festival Sandeq telah masuk pencatatan ciptaan.

Kedua sandeq masuk pencatatan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) komunal, artinya bahwa sandeq telah diterangkan sebagai potensi indikasi geografis perahu khas milik Sulawesi Barat.

"Dan yang ketiga itu adalah merek sandeq. Hingga kini masih dalam proses dan paling cepat itu bisa sembilan bulan ke depan. Aturannya begitu," ujar Palti, Kamis (15/9/2022).

Palti menyebutkan, selama sandeq mulai jadi salah satu alat transportasi masyarakat Sulbar sejak abad ke-18, baru kali ini sandeq terdaftar sebagai HKI komunal milik Sulbar.

"Selama ini belum ya jadi memang baru terdaftar baru sekarang," ia menambahkan.

Sertifikat Sandeq milik Sulbar
Sertifikat Sandeq milik Sulbar

Kekayaan intelektual merupakan hasil kreativitas olah pikir manusia, didaftarkan untuk mendapat perlindungan.

Dituangkan secara resmi dalam surat catatan penciptaan, berlaku selama 50 tahun ke depan.

Setiap daerah di luar Provinsi Sulbar, ketika menggunakan festival sandeq harus izin terlebih dahulu.

"Sebab itu sudah resmi tercacat sebagai kekayaan intelektual dimiliki pemerintah Sulbar, yang telah tercatat," katanya lagi.

Menurutnya pencatatan kekayaan intelektual itu, sebagai bentuk dukungan Kemenkumham Sulbar terhadap warisan budaya Sulbar.

Untuk menjaga dan merawat, serta melindungi secara hukum produk asli Sulbar agar tak diklaim daerah lain.

Ia pun berharap, produk, merek atau hasil gagasan ide masyarakat Sulbar, segera didaftarkan agar dapat perlindungan kekayaan intelektual.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved