Pembunuhan Aralle

Bareskrim Mabes Polri Turun Tangan Usut Kasus Pembunuhan Kepala Sekolah dan Istri di Mamasa

Kepolisian Daerah Sulbar meminta bantuan penyidik Mabes Polri untuk mengungkap kasus ini.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun Sulbar / Nurhadi
Kabid Humas Polda Sulbar Kombes Pol Syamsu Ridwan. 

TRIBUN - SULBAR. COM, POLMAN -- Penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri turun tangan mengusut kasus dugaan pembunuhan pasangan suami istri (pasustri) di Kabupaten Mamasa, Sulbar.

Pasalnya, kasus sudah bergulir hampir sebulan lebih, tepatnya Minggu (7/8/2022), namun hingga saat ini belum terungkap siapa pelakunya.

Kepolisian Daerah Sulbar meminta bantuan penyidik Mabes Polri untuk mengungkap kasus ini.

"Sudah ada bantuan dari bareskrim Mabespolri untuk ungkap kasus ini, " kata Kepala Bidang Humas Polda Sulbar, AKBP Syamsu Ridwan kepada tribun, Kamis (15/9/2022) malam melalui pesan Whatsapp.

Pasangan suami istri yang tewas diketahui bernama Porepadang (54) dan Sabriani (50).

Ia ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar rumah milik korban.

Korban diduga dibunuh dengan cara dianiaya menggunakan benda tumpul.

Sudah lebih dari 40 saksi diambil keterangannya oleh penyidik gabungan Kepolisian Daerah Sulbar dan Polres Mamasa.

Namun demikian, penyidik masih kesulitan mengungkap siapa pelaku dibalik kematian pasustri tersebut.

Porepadang diketahui berprofesi sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Bumal Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Pada saat kasus itu terjadi, selain menewaskan dua orang, juga melukai anak korban.

Ironisnya lagi, uang milik korban yang tersimpan di bawah kasus turut raib diambil pelaku. (san)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved