Opini

OPINI: BBM Naik Hanya Pengalihan Bentuk Subsidi? 

Sejauh ini BLT yang disebar pemerintah berjalan lancar. Jokowi juga berupaya mengecek agar BLT tepat sasaran.

ist
Nafsiah, S. Pd. / ibu rumah taNGGA 

OPINI: BBM Naik Hanya Pengalihan Bentuk Subsidi? 

Oleh Nafsiah, S. Pd Ibu Rumah Tangga

TRIBUN-SULBAR.COM,- Pemerintah menilai, bahwa pengalihan sebagian anggaran menjadi bansos agar subsidi yang disalurkan bisa tepat sasaran.

"Sebagian subsidi BBM akan dialihkan untuk bantuan yang lebih tepat sasaran," kata Presiden Jokowi dalam konferensi pers di Istana Negara.

Pemerintah berdalih bahwa mengalihkan subsidi agar tepat sasaran. Namun Faktanya, jumlah dana yg diperoleh dari keanikan harga BBM jauh lebih besar dari bansos yang telah direncanakan akan dibagi.

Karena dari kenaikan harga BBM tentu akan menghasilkan tambahan dana yg seandainya dibagi ke rakyat miskin akan mendapatkan 1.5 juta rupiah/bulan/orang.

Tetapi pada faktanya, Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi BBM ternyata tidak tepat sasaran. Mengingat, jumlah BLT yang disalurkan sangat banyak, untuk 20,65 juta warga Indonesia. (merdeka. Com).

"Ya ini kan yang kita bagikan ini 20 juta 600 ribu, jumlah seperti itu nggak mungkin lah kita 100 persen benar," Ujar Presiden Jokowi usai menyerahkan BLT BBM di Lampung, Sabtu (3/9).

Dalam hal ini, Kepala negara meyakini bila ada beberapa BLT yang tak sampai target. Sebab jumlah BLT yang dibagikan sangat banyak.

"Pasti ada yang 1,2,3 yang tidak tepat, iya karena yang dibagi itu jumlahnya sangat banyak sekali," ujarnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved