Berita Sulbar

6 Cabor Ikut Pra Popnas Kaltim, Muhammad Hamzih: Sudah Empat Medali Kita Dapat

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulbar Muhammad Hamzih mengatakan Cabor silat berada diposisi ke tiga setelah dikalahkan dari Nusa Tenggara Barat.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Munawwarah Ahmad
Muhammad Hamzi
Salah satu atlet silat Sulbar meraih medali perunggu di Pra Popnas Kalimantan Timur. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Ada enam cabang olahraga (Cabor) di Sulbar mengikuti Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) di Kalimantan Timur.

Enam cabor tersebut diantaranya sepak bola putra, sepak takraw putra, bulu tangkis putra, bulu tangkis putri, silat putra, silat putri, tinju putra, bola volly putra dan bola volly putri.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulbar Muhammad Hamzih mengatakan Cabor silat berada diposisi ke tiga setelah dikalahkan dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Bola volly juga kita juara tiga setelah dikalahkan tuan rumah kemarin. Kemudian Cabor tinju sebenarnya masuk final tiba-tiba atlet kita cedera, makanya kita juara tiga," kata Hamzih, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (14/9/2022).

Sementara, Cabor sepak bola atlet mundur dari pertandingan karena ada persoalang dialami di lapangan yang dicederai oleh wasit.

Sehingga, saat ini sudah ada empat medali yang berhasil didapatkan di Pra Popnas.

"Besok terakhir Cabor bola volly putra akan berjuang memperebutkan juara tiga dan empat," bebernya.

Hamzih membeberkan Cabor yang sudah selesai bertanding akan pulang besok (15/9/2022).

Dirinya, sendiri yang turun memantau pelaksanaan Pra Popnas diikuti Cabor.

"Kita masih akan membenahi dari segi pelatih untuk meningkatkan kualifikasinya, kedua sarana di Sulbar belum memadai, dan dukungan anggaran dari pemerintah," ucap Hamzih.

Dukungan anggaran perlu, kata Hamzih karena atlet membutuhkan dukungan bukan hanya saat bertanding saja.

Makanya, saat mengikuti Pra Popnas hanya dua cabor diandalkan yakni Sepak Bola dan Takraw.

"Training center (TC) atlet sangat membutuhkan bantuan, apalagi ini pelajar semua yang memiliki potensi ke depan," ujarnya.

Paling tidak, ada tempat para atlet untuk TC paling lama delapan bulan.

Sehingga, butuh dukungan dana APBN atau APBD yang bisa mendukung para atlet.

"Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) bisa digunakan tapi atlet butuh juga bantuan anggaran. Inilah akan kita dorong," tuturnya.

Karena jika ini tidak dilakukan maka akan sulit bersaing ditingkat nasional.

Apalagi, semua atlet di Pra Popnas ini di Kaltim semua dari PPLP daerahnya masing-masing.

"Saya tanya kadisnya semua atletnya tinggal di PPLP dibina, semoga ini menjadi catatan untuk mencarikan solusi agar atlet diperhatikan setelah Pra Popnas," tandasnya.(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved