Anthony, Anak Baru Man United dari Neraka Kecil: 20 Meter dari Rumah Saya Ada Pengedar Narkoba

Bintang Man United, Antony yang miliki kisah kelam tinggal di neraka kecil, Brasil.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Nurhadi Hasbi
AFP/OLI SCARFF
Penyerang sayap Man United, Antony, langsung mencetak gol dalam laga debutnya di Liga Inggris. Antony sukses membobol gawang Arsenal dalam laga pekan ke-6 Liga Inggris 2022-2023 di Stadion Old Trafford, Minggu 4 September 2022. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Rekrutan anyar Manchester United (MU), Antony bercerita mengenai perjalanan hidupnya yang tinggal di lingkungan kumuh di negaranya, Brasil.

Dikutip dari Daily Mail pada Selasa (13/9/2022), Antony kecil tumbuh dan dibesarkan di Favela alias kawasan kumuh bernama Inferninho (neraka kecil) di pinggiran Sao Paulo, Brasil.

Favela adalah tempat bagi Antony kecil untuk merajut mimpinya menjadi seorang pesepakbola profesional yang berkualitas.

Tak mudah bagi Antony untuk merajut mimpinya di tengah keterbatasan ekonomi yang mengimpitnya.

Antony dengan gamblang mengungkapkan jika dirinya bahkan tak memiliki sepatu sepakbola.

"Saya tidak mempunyai sepatu untuk bermain sepak bola."

Penyerang sayap Man United, Antony, langsung mencetak gol dalam laga debutnya di Liga Inggris. Antony sukses membobol gawang Arsenal dalam laga pekan ke-6 Liga Inggris 2022-2023 di Stadion Old Trafford, Minggu 4 September 2022.
Penyerang sayap Man United, Antony, langsung mencetak gol dalam laga debutnya di Liga Inggris. Antony sukses membobol gawang Arsenal dalam laga pekan ke-6 Liga Inggris 2022-2023 di Stadion Old Trafford, Minggu 4 September 2022. ()

Baca juga: Baru Gabung Manchester United, Antony Langsung Ngefans Cristiano Ronaldo, Ingin Curi Ilmu

Baca juga: Tampil Epik, Antony Ukir Sejarah: Pemain Termuda Brasil yang Cetak Gol di Laga Debut Liga Inggris

"Saya tidak memiliki kamar tidur. Jadi, saya tidurnya di sofa," kata Antony kepada Sky Sports.

Antony kecil juga bertumbuh di lingkungan yang tak mendukungnya sebagai seorang bocah.

Pasalnya, rumahnya di Favela hanya berjarak 20 meter dengan seorang bandar pengedar narkoba.

"Saya tinggal di tengah-tengah favela. Dua puluh meter dari rumah saya adalah pengedar narkoba," jelasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved