Harga BBM Naik

Tarif Penyeberangan ke Pulau Karampuang Naik Jadi Rp 30 Ribu Pulang Pergi, Imbas BBM Naik

Tarif penyeberangan itu mengalami kenaikan, sebelumnya Rp 10 ribu menjadi Rp 15 ribu sekali menyeberang.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Penyeberangan menuju pulau Karampuang di tempat pelelangan ikan (TPI) Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Senin (12/9/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Tarif kapal penyeberangan dari Kota Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) menuju pulau Karampuang mengalami kenaikan.

Setelah harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan Solar mengalami kenaikan pada 3 September 2022.

Tarif penyeberangan itu mengalami kenaikan, sebelumnya Rp 10 ribu menjadi Rp 15 ribu sekali menyeberang.

Itu diungkapkan salah satu pemilik kapal penyeberangan, Basri saat ditemui di tempat pelelangan ikan (TPI) Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Senin (12/9/2022).

"Naik Rp 5 ribu, semua kapal pake harga itu sekarang, karena Solar naik," ungkap Basri kepada Tribun-Sulbar.com.

Dia menyebut, saat harga solar masih Rp 5.150 per liter, dia mendapatkan di tingkat pengecer dengan harga Rp 7 ribu per liter.

Kini setelah Solar naik Rp 6.800, ia mendapatkan Solar di pengecer sebesar Rp 10 ribu per liter.

"Kalau tidak dinaikkan, saya tidak dapat untung, cuman keliling-keliling saja," ungkapnya.

Ia mengaku menaikkan harga penyeberangan, secara sepihak bersama para pemilik kapal lainya.

Lantaran pihak pemerintah Kabupaten Mamuju, lambat mengatur penyesuaian tarif setelah BBM naik.

"Kami tidak tahu cara menetapkan harga yang sesuai, maka dari itu kami butuh bantuan pemerintah untuk mengkaji," ungkapnya.

Meski begitu, tarif yang ditetapkan para pemilik kapal tersebut sudah berlaku setelah BBM naik.

Pulau Karampuang menjadi salah satu destinasi pilihan atau favorit wisatawan yang hobi snorkeling (selam permukaan) dan diving di akhir pekan.

Berjarak sekitar dua kilometer dari pusat Kota Mamuju, atau sekitar 20 menit menggunakan kapal motor.

Menuju objek wisata itu kini harus mengeluarkan uang sebesar Rp 30 ribu untuk pulang-pergi (PP).(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved