Kasus Pencabulan Anak

Ketua PHDI Mamuju Tengah Minta Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umum Dihukum Berat

Menurutnya, kasus pencabulan yang menimpa anak SMA tersebut juga menjadi perhatian PHDI Mamuju Tengah.

Penulis: Samsul Bachri | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Samsul Bachri
Pelaku pencabulan atau aksi percobaan pemerkosaan di Karossa, Mamuju Tengah, sedang di interogasi staf unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Mamuju Tengah. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Mamuju Tengah minta pelaku pencabulan di Karossa, Mamuju Tengah dihukum berat.

Hal ini disampaikan, Ketua PHDI Mamuju Tengah, I Wayan Purnayase melalui pesan WhatsApp, Jumat (9/9/2022).

Menurutnya, kasus pencabulan yang menimpa anak SMA tersebut juga menjadi perhatian PHDI Mamuju Tengah.

"Laporan pencabulan ini sudah kami terima beberapa waktu lalu, dan saat ini sudah ditangani Polres Mamuju Tengah serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Mamuju Tengah, "kata Purnayase.

Untuk itu, Purnayase meminta kepolisian untuk memproses kasus ini dan memberikan hukuman kepada pelaku sesuai perbuatannya.

Ia juga mendengar ada desakan kepada keluarga korban untuk mencabut laporan polisi.

"Saya dengar ada desakan seperti itu, namun Ibu korban tidak mau mencabut laporannya, dan kami pun mendorong agar kasus ini tetap diproses," ujarnya.

Apalagi, lanjutnya, pelaku ini berdasarkan informasi bukan hanya sekali melakukan tindakan asusila kepada anak di bawah umur.

"Berdasarkan informasi pelaku bukan hanya sekali ini melakukan pelecehan, baik kepada korban bahkan kepada anak anak yang lainnya, "bebernya.

"Kami mengecam perbuatan ini, untuk itu mari kita pantau proses yang berjalan oleh pihak berwajib, untuk keluarga korban dan korban, mari kita support, dukung untuk tegar dan konsisten, semoga menjadi pelajaran untuk yang lainnya," pungkasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved