Harga BBM Naik

Harga BBM Naik, Timbunan Bangunan di Mamuju Tengah Kini Rp 180 Per Rit

Dikatakan, kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM justru memberatkan masyarakat.

Penulis: Samsul Bachri | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Samsul Bachri
Truk sedang mengangkut timbunan bangunan. Harga timbunan di Mamuju Tengah naik menjadi Rp 180 per rit Imbas kenaikan BBM 

TRIBUN-SULBAR. COM, MAMUJU TENGAH - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) berimbas tak hanya terhadap bahan pokok.

Bahan material bangunan, seperti timbunan bangunan jenis tanah kini juga mengalami kenaikan harga.

Salah satu warga, Ancu mengatakan saat ini harga timbunan per retnya Rp 170 ribu hingga 180 ribu.

Baca juga: Harga Semen di Mamuju Melonjak, Tonasa Tembus Rp 71 Ribu Per Sak, Imbas Kenaikan Harga BBM

Baca juga: Harga Bahan Pokok di Mamuju Mulai Naik Imbas Kenaikan BBM, Cabai Keriting Rp 50 Ribu Per Kilogram

"Tadi saya belikan sudah Rp 180 ribu, tapi bisa kurang Rp 170 ribu kalau ambil banyak, " ungkapnya saat ditemui di lokasi pembangunan rumahnya di lorong Zam-Zam, Jl. Ponpes As-Sunnah, Topoyo, Mamuju Tengah, Kamis (8/9/2022).

"Waktu timbunan pertama masih dihargai Rp 150 ribu per ret pak dengan isi kurang lebih 3-4 kubik. Saya tanya sopir, katanya karena adanya kenaikan BBM, " singkatnya.

Truk sedang mengangkut timbunan bangunan
Truk sedang mengangkut timbunan bangunan. Harga timbunan di Mamuju Tengah naik menjadi Rp 180 per rit Imbas kenaikan BBM

Dikatakan, kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM justru memberatkan masyarakat.

"Bukannya menolak sih pak, tapi kenaikan BBM ini saya rasa akan mempersulit masyarakat," pungkasnya.(*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Samsul Bahri

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved