Liga Champions

Ini Penyebab Juventus Kalah dari PSG, Massimiliano Allegri: Bianconeri Malu-malu dan Takut di Awal

Massimiliano Allegri menyebut anak asuhnya terlalu malu-malu dan ketakutan di awal laga kontra PSG dalam matchday pertama Liga Champions 2022/2023.

ANNE-CHRISTINE POUJOULAT/AFP
Tim Paris Saint-Germain berfoto jelang pertandingan pertama penyisihan Grup H Liga Champions melawan Juventus. Laga PSG vs Juventus digelar di Stadion Parc des Princes, Paris, Selasa (6/9/2022) atau Rabu dini hari WIB. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Massimiliano Allegri selalu pelatih dari Juventus menilai jika anak asuhnya terlalu malu-malu dan takut pada paga awal kontra Les Parisiens di matchday pertama Liga Champions musim 2022/2023.

Hal itulah yang kemudian menjadi penyebab Juventus menelan kekalahan dari Paris Saint-Germain (PSG).

Dikutip dari laman resmi UEFA pada Rabu (7/9/2022), Massimiliano Allegri bahkan menyesal. Karena rencana yang telah ia rancang gagal di 20 menit awal laga.

"Di babak pertama kami terlalu malu-malu, tetapi kami lebih baik di babak kedua."

"Kami bermain buruk selama 20 menit pertama. Kami terlalu takut. Kami sudah menyiapkan rencana permaian yang lebih agresif dan melakukan di babak kedua," kata Massimiliano Allegri.

Pelatih Juventus Massimilano Allegri (tengah) memberikan instruksi
Pelatih Juventus Massimilano Allegri (tengah) memberikan instruksi kepada anak asuhnya pada laga kontra Paris Saint-Germain (PSG) yang termasuk dalam matchday pertama Liga Champions 2022-2023 di Stadion Parc des Princes, Paris, Rabu (7/9/2022) dini hari WIB. Laga PSG vs Juventus berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tim tuan rumah.

Baca juga: Brace Kylian Mbappe Hantar PSG Menangi Duel Kontra Juventus, Huni Posisi Dua Teratas Grup H

Baca juga: PSG vs Juventus - Angel Di Maria Dibekap Cedera, Nyonya Besar Melemah

Ia menilai jika timnya tampil lebih baik setelah babak kedua dan baru bisa membuat gol balasan seusai membonol gawang PSG yang dikawal oleh Gianluigi Donnarumma.

Meski begitu, Massimiliano Allegri menilai jika pola permainan yang diterapkan oleh PSG begitu menyulitkan pergerakan anak asuhnya.

Dan menbuat Juventus banyak menyia-nyiakan kesempatan. Terlebih lagi penampilan apik Gianluigi Donnarumma di bawah mistar gawang juga nenjadi tantangan tersendiri bagi Si Nyonya Besar.

"Kami bisa melakukannya lebih baik pada tahap penutupan, kami bisa mendapatkan hasil positif, tapi Paris adalah tim yang luar biasa dengan banyak pemain fantastis."

"Kami punya babak kedua yang sangat bagus, tetapi kami terganggu karena melewatkan kesempatan," imbuhnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved