Tolak Kenaikan Harga BBM

BBM Naik, Politisi Partai Gelora Sulbar Nilai Pemerintah Tambah Penderitaan Rakyat

Dengan kenaikan BBM, lanjutnya, pasti memberatkan ekonomi mikro dan akan berakibat pada inflasi yang sulit terkendali.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Nurhadi Hasbi
Dok Zainal Abidin
Politisi Partai Gelora Sulbar Zainal Abidin 

TRIBUN - SULBAR. COM , POLMAN - Politisi Partai Gelora Indonesia Sulawesi Barat, Zainal Abidin menyoroti kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Menurutnya, pemerintah telah menambah penderitaan rakyat yang belum pulih secara ekonomi dampak dari Covid 19 beberapa tahun terakhir.

"Secara pribadi, kenaikan BBM menambah penderitaan rakyat yang belum benar-benar pulih dari dampak pandemi, " ucapnya kepada tribun melalui telepon selulernya, Senin (5/9/2022).

Dengan kenaikan BBM, lanjutnya, pasti memberatkan ekonomi mikro dan akan berakibat pada inflasi yang sulit terkendali.

Zainal Abidin menyampaikan kenaikan BBM, otomatis bakal mempengaruhi tarif angkutan umum atau penyedia jasa transportasi.

Seiring dengan naiknya tarif angkutan tentu juga kata dia bakal berimbas pada harga kebutuhan pokok di pasaran.

Kenaikan BBM sudah mulai dirasakan sebagian besar masyarakat.

Termasuk dirinya dengan tarif angkutan umum.

"Hari ini saya naik angkutan umum yang biasa nya 100 ribu rupiah Makassar-Wonomulyo, sekarang menjadi 150 ribu rupiah setelah BBM naik, " ungkapnya.

Sekedar diketahui, saat ini harga BBM jenis Pertalite naik menjadi Rp10.000 per liter.

Harga Solar yang semula Rp5.150 per liter naik menjadi Rp6.800 per liter.

Sementara Pertamax ditetapkan sebesar Rp14.500 per liter dari sebelumnya Rp12.500 per liter.(san)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved